oleh

Deklarasi Brigade Manguni Nusantara

Manado, Fajarmanado.com — Dengan menggunakan Adat Minahasa, Ormas Brigade Manguni Nusantara (BMN) melaksanakan Deklarasi di Four Points Hotel Manado, Rabu (27/07/2022).

BMN lahir dari rasa kepedulian dan kebersamaan untuk Indonesia, khususnya Tanah Minahasa.

Tonaas Wangko Brian Andries kepada wartawan mengatakan bahwa BMN lahir untuk persatuan dan kesatuan Dan rasa cinta Akan budaya dan adat di tanah Minahasa.

“BMN ada untuk bersinergi dengan Pemerintah dan juga Ormas Adat yang ada untuk kemajuan tanah Minahasa atau dimanapum BMN itu ada, memilih Sulawesi Utara sebagai tempat untuk Deklarasi karena Rohnya ada di tanah Minahasa,” jelasnya.

Baca Juga :  Komite II DPD RI dan Kemenhub Terus Bersinergi, Senator stefa Liow Kembali Buka Program Padat Karya

Sementara itu, Corneles Mononimbar sebagai Tonaas Umbanua menuturkan bahwa BMN ini ada sesuai dengan visi  adalah membangun persaudaraan dan kemudian membangun persatuan dengan demikian ada saling menghargai dalam landasan budaya bangsa kita melestarikan budaya leluhur nusantara yang kenyataannya kearifan lokal mulai punah juga mempertegas NKRI dan Pancasila jadi BMN masuk lewat sisi budaya, dengan menggunakan bahasa Nusantara di mana Nusa adalah pulau-pulau dan Antara adalah antara dan pulau-pulau yang disatukan dalam satu Bangsa.

BMN di deklarasikan untuk bersinergi dengan pemerintah TNI/Polri dan juga stakeholder yang ada, dan dapat bekerja sama dengan LSM dan ormas adat lain , BMN ada bukan untuk bersaing tapi kami ingin lebih baru dan membangun rumah lebih sejuk, dan BMN terbuka untuk umum, untuk kedepannya BMN akan melaksanakan pelantikan di DPD yang sudah dibentuk tutur Tonaas Umbanua.

Baca Juga :  Senator Stefa Liow Ingatkan Pelsus GMIM Komitmen Bersama Anak Bangsa

Hal senada juga disampaikan oleh Panglima BMN Didi Turalaki dan Bendahara Umum Tonaas Jetty Septriani bahwa Brigade Manguni Nusantara bisa ada kerena rasa kebersamaan untuk menciptakan perdamaian dan toleransi untuk melestarikan adat dan budaya.

Sheila*