oleh

Lucu …! Tak Bisa “Move on” Mantan Penjabat Kumtua Laikit Masih Ngantor  Pakai Garuda

Dimembe, Fajarmanado.com – Kendati sudah sudah diganti dari jabatannya, mantan Penjabat Hukum Tua Desa Laikit, Kecamatan Dimembe Johana Ngangi dinilai tak bisa ‘move on’ atau berpindah tugas. 

Johana masih juga terlihat berkantor dengan mengenakan seragam lengkap plus emblem Garuda di dada sebagai layaknya hukum tua atau kepala desa.

Padahal, sejak April 2021 lalu, Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda sudah mencopot Johana dari jabatan Hukum Tua (Kumtua) Desa Laikit dengan menunjuk Ferry F. Koloay sebagai pengganti. Ferry dilantik Bupati Joune bersama 47 penjabat hukum tua lainnya pada pertengahan bulan lalu.

Johana terpaksa diganti karena dinilai berulah ketika menjalankan pemerintahan Desa Laikit sehingga urusan administrasi pemerintahan,  pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di desa tidak berjalan normal.

Sikap tidak sportif dan terkesan mengabaikan keputusan bupati oleh Johana mengundang keprihatinan masyarakat setempat.

Pasalnya, mantan penjabat yang berstatus Guru ASN itu seharusnya memberikan teladan yang baik dan harus loyal kepada atasan.

“Bupati harus memberikan penegasan terkait ulah mantan Kumtua yang terkesan menganggap remeh pimpinannya. Ini bentuk pembangkangan oknum ASN kepada atasannya, Bupati Minahasa Utara, sebab dari seluruh desa yang diganti penjabatnya, hanya penjabat desa Laikit yang terkesan membangkang terhadap keputusan Bupati, padahal dia berprofesi sebagai ASN yang rentan terjerat sanksi disiplin,” ungkap warga setempat.

Foto mantan penjabat hukum tua desa Laikit yang diunggah beberapa waktu lalu, melaui akun facebook miliknya dengan nama Johana Ngangi.

Sementara penjabat Hukum Tua desa Laikit yang baru Ferry F Koloay saat ditanya terkait hal itu enggan berkomentar lebih. Ia hanya mengembalikan hal tersebut kepada pemerintah daerah yang dalam hal ini badan kepegawaian untuk menyelesaikan persoalan di Desa Laikit demi terlaksananya roda pemerintahan yang baik sebagaimana yang diharapkan Bupati dan wakil Bupati.

“Tugas saya hanya menjalankan roda pemerintahan di desa agar berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat bisa terlaksana dengan baik. Jika ada persoalan terkait mantan hukum tua, itu kewenangan BKD untuk melakukan tindakan. Yang pasti saya akan menjalankan amanah dan kepercayaan Bupati ini dengan baik,” terang Koloay, Selasa (11/5/2021).

Perlu diketahui, pergantian Kumtua Desa Laikit yang dilakukan medio April lalu ditandai dengan Surat Keputusan Bupati nomor  102 tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan penjabat hukum tua desa Laikit kecamatan Dimembe.

Dalam SK yang ditanda tangani Bupati Joune Ganda tersebut memuat diktum tentang pemberhentian Johana Ngangi dan mengangkat Ferry F Koloay sebagai penjabat hukum tua desa Laikit untuk masa jabatan paling lambat 1 Tahun. (Joel)

News Feed