oleh

Perangkat Desa,BPD Dan ASN Yang Tak Dukung Program Kampung Tangguh Siap Siap Akan Diganti

Ratahan,Fajarmanado.com – Kabupaten Minahasa Tenggara merupakan pilot projec dalam penanganan Covid-19. Bahkan sampai saat ini, Minahasa Tenggara satu-satunya Kabupaten/kota yang ada  di Sulawesi Utara masih menerapkan pos penjagaan Covid-19.

Sesuai yang dicanangkan Bupati James Sumendap ” Mitra melaju 21″, maka seluruh yang ada di lingkup pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara, digenjot untuk mengsukseskan hal tersebut.

Karenanya Bupati baru-baru ini telah melakukan juga pencanangan Kampung/Kelurahan Tangguh di Kabupaten Minahasa Tenggara bersama Polri yaitu Polres Mitra dan TNI.

Dan dalam sambutannya saat itu, Bupati dengan tegas memerintahkan para ASN, seluruh Hukum Tua/ Lurah dan BPD untuk pro aktif dalam mengsukseskan program Kampung/Kelurahan tangguh tersebut.

Ia pun langsung memerintahkan Kadis PMD untuk menindak tegas para Lurah dan Perangkat Desa, jika tidak mendukung program Kampung/Kelurahan Tangguh, terlebih dalam memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Sesuai instruksi Bupati, maka wajib hukumnya bagi perangkat desa, BPD, ASN yang ada di wilayah kerja masing-masing, untuk mendukung program pencanangan kampung/kelurahan tangguh dan keterlibatan mereka dalam mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 di Minahasa Tenggara,”katanya.

Demikian yang disampaikan Kadis PMD Arnold Mokosolang kepada media ini Rabu (10/02/2021), saat ditemui di ruang kerjanya.

Mokosolang mengatakan yang tak mau mendukung akan diberi sangsi tegas.

“Hukum Tua, BPD, Perangkat Desa yang tidak mau terlibat, mereka akan kami ganti dengan orang lain yang mau mendukung program ini,” tukas Mokosolang.

Karenanya ia berharap tidak ada lagi perangkat desa yang malas, hukum tua/lurah yang malas, apalagi ASN. Semua harus terlibat langsung dalam mengsukseskan program “Kampung/Kelurahan Tangguh” ini.

Semua harus mendukung program Bupati, Termasuk tokoh-tokoh Agama, para jemaat bahkan setiap elemen masyarakat yang ada si Minahasa Tenggara.

Ia pun menambahkan, jika ia akan turun ke desa-desa dan mengontrol langsung, karena menurutnya sangsinya nanti yaitu para Hukum Tua.

Kepada media, Arnold Mokosolang menitipkan pesan agar para Hukum Tua harus pro aktif, dengan terus mengaktifkan setiap pos-pos jaga yang ada di tiap desa serta bertindak lebih efektif lagi dalam penanganan Covid-19.

Penulis : Didi Gara

News Feed