oleh

Libur Panjang, Kapolres Henzly Sebut Akan Gelar Operasi Justisi dan Rapid Tes

Tondano, Fajarmanado.com – Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey, SIK, MSi menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan hari libur panjang bersama keluarga di rumah saja.

Tren penyebaran virus corona atau covid 19 saat ini yang masih menanjak dan tinggi di Sulawesi Utara, termasuk di Kabupaten Minahasa, akan lebih terkendali apabila masyarakat tidak keluyuran di luar rumah dan mengunjungi pusat-pusat keramaian sehingga bakal menyebabkan kerumunan orang.

Kapolres Henzly mengungkapkan hal tersebut terkait dengan libur tiga hari, mulai Hari Raya Imlek, Jumat (12/2/2021) sampai hari Minggu (14/2/2021), yang juga bertepatan dengan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day.

“Saya menghimbau masyarakat memanfaatkan libur panjang ini hanya di rumah saja bersama keluarga,” kata Kapolres Henzly kepada wartawan di Ruang Kerjanya, Mapolres Minahasa, Sasaran Tondano, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga :  Deteksi Narkoba, Kapolres Henzly Moningkey Motori Tes Urine

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mentaati aturan pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan (prokes) apabila terpaksa harus ke luar rumah dengan senantiasa melaksanakan 3M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer dan menjaga jarak.

Kapolres Henzly mengingatkan pula supaya masyarakat tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian dan kerumunan karena bisa menimbulkan Cluster penyebaran Covid 19.

Sementara pengelola tempat-tempat wisata, Kapolres juga mengingatkan supaya  menerapkan prokes yang ketat.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa pihaknya tetap akan melakukan operasi justisi bersama Satgas Gugus Tugas di wilayah-wilayah perbatasan.

Baca Juga :  Tekan Penyebaran Corona, Brimob Maluku Kembali Sterilkan Dua Masjid Ini

“Kami dari gugus tugas Covid 19 akan melaksanakan operasi justisi yang akan dilakukan di tempat-tempat keramaian, termasuk tempat wisata, dan melakukan pengawasan di pos kesehatan di perbatasan,” katanya.

Dalam operasi ini, lanjutnya, akan dilakukan pengecekan, khususnya berkaitan dengan notifikasi perjalanan maupun pengecekan suhu tubuh dan melakukan rapid tes random secara acak.

“Kami dari tim gugus tugas kemudian akan melakukan rapid test random secara acak untuk mengetahui seseorang reaktif covid 19 atau tidak,” jelasnya.

Penulis: Jefry Uno

Editor : Herly Umbas

News Feed