oleh

Temui Kapolda Maluku, GMNI Ungkap Bantu Sosialisasikan Vaksin Covid 19

Ambon, Fajarmanado.com –Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Maluku menemui Kapolda Irjen Pol Drs. Refdi Andri, MSi di ruang kerjanya, Mapolda Maluku, Kota Ambon, Jumat (8/1/2021).

Rombongan pengurus GMNI menemui Kapolda Refdi, selain untuk bersilaturahmi, juga membahas kondisi Kamtibmas dan vaksin Covid 19 yang penyuntikan perdananya di Maluku dimulai 14 Januari, pekan depan tersebut.

Ketua DPC GMNI Maluku, Sojahri Somar mengapresiasi sekaligus mengucapkan banyak terima kasih kepada Polda Maluku karena tingkat kriminal di Provinsi Maluku saat ini sangat menurun.

“Itu adalah salah satu kerja keras dari pihak Kepolisian dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas),” kata Somar didampingi Albertus Y.R. Pormes, Sekretaris, Jhon Lenon Solissa, Wakil Sekertaris dan Ade Merita Tiwal, Bendahara.

“Kedatangan kami juga ingin menyampaikan bahwa kami mensosialisasi pula pentingnya vaksin bagi masyarakat,” kata dia.

GMNI, kata dia, ikut mensosialiasikan vaksinasi karena masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai maksud dan manfaat vaksin Covid 19 yang kini sudah berada di Maluku.

“Masih banyak juga masyarakat pada umumnya tidak mematuhi protokol kesehatan di tengah-tengah pandemi Covid ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Bagi Dua Tim, 15 Personil Brimob Turun Cegah Penularan Virus Corona di Kota Ambon

Kapolda Refdi menyampaikan ucapan terima kasih karena anggota GMNI sudah banyak membantu masyarakat, TNI, POLRI dan Pemerintah Daerah.

“Saya selaku Kapolda Maluku yang baru selama 1 bulan lebih, telah tahu persis kerja GMNI di Maluku,” katanya.

Mengenai vaksin Covid 19, mantan Kakor Lantas Polri ini menegaskan hal tersebut sangat penting untuk masyarakat.

Vaksin, kata dia, merupakan upaya pemerintah untuk memutus matarantai penyebaran Covid 19 di Indonesia, khususnya Maluku.

Ini dilakukan agar krisis kesehatan dan ekonomi bisa kembali dipulihkan.

“Kita harus berupaya semaksimal mungkin terkait adanya vaksin. Ini termasuk krisis kesehatan, ekonomi yang dialami masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat belum sadar dengan adanya bahaya Covid 19. Pasalnya, masyarakat masih banyak yang tidak mengindahkan penerapan protokol kesehatan.

“Saya melihat langsung di tempat-tempat keramaian saat libur panjang Natal dan Tahun Baru kemarin. Masih banyaknya masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan Pemerintahan,” ungkapnya.

Jenderal bintang dua Polri ini mengaku, sejak mewabhnya Covid-19 hingga saat ini pihaknya masih terus melaksanakan Operasi Aman Nusa Dua, untuk bersama memutusa penularan virus mematikan ini.

Baca Juga :  Kapolda Maluku Ikut Tatap Muka Kapolri Listyo Sigit Dengan DPP Rabithah Alawiyah

“Yang paling bagus lagi mari kita sama-sama menyentuh para tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Pemerintahan Daerah, agar saling membantu mensosialisasikan penggunaan vaksin kepada masyarakat, dan mematuhi protokol kesehatan, dengan Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak,” paparnya.

Ia menyebutkan, masih banyak yang harus dilakukan saat ini kepada masyarakat agar lebih patuh dengan protokol kesehatan.

“Saya mengajak rekan-rekan GMNI agar bersama-sama membantu tugas dan fungsi Kepolisian untuk mensosialisasikan protokol kesehatan,” pintanya.

Sebagai mahasiswa, Kapolda menilai GMNI masih memiliki semangat muda untuk berjuang bagi negeri, seperti pejuang muda Maluku yaitu Martha Christina Tiahahu.

“Ikutilah jejak pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu yang semangatnya sangat berkobar-kobar. Itu adalah salah satu contoh bagi para pemuda pemudi Maluku,” pintanya.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda didampingi Direktur Intelkam Kombes Pol Yosef Sriyono, Kabid Humas Kombes Pol M. Rum Ohoirat dan Kasubdit Binpolmas Did Binmas Polda Maluku AKBP Handi Sudikdo Supiyarso.

Penulis: Katie Mailoa

 

News Feed