oleh

Wali Kota dan Kapolres Tomohon Ikut Rakor Gakkum Pilkada Serentak 2020

Tomohon, Fajarmanado.com – Rapat Koordinasi Penegakkan Hukum (Rakor Gakkum) pelaksanaan Pilkada serentak 2020 digelar Kemendagri secara virtual, Jumat (18/9/2020).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE.Ak, CA Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH, bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mengikuti di Command Centre Pemkot Tomohon.

Berbagai persoalan maupun kemungkinan solusi muncul dalam rakor tersebut.

Evaluasi awal, di masa pendaftaran telah terjadi pelanggaran protokol kesehatan sehingga berpotensi memunculkan klaster baru. Apalagi, ada beberapa komisioner KPU sebagai penyelenggaran terkonfirmasi telah terpapar Coronavirus Disease 2019 atau Covid 19.

Baca Juga :  KPU Tomohon Coffee Morning Sukseskan Pilkada Tomohon

Dengan adanya ancaman penyebaran Covid 19, partisipasi pemilih untuk menggunakan hak pili dikuatirkan sangat rendah.

Solusi lain, adalah dipertimbangkan pelaksanaan pemilukada serentak 2020 secara elektronik atau online melalui e-pemilu, e-voting ataupun mekanisme virtual lainnya.

Meski begitu, Kejaksaan mendorong terus dilakukannya sosialisasi secara masif melalui seluruh media masa kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih.

Selain media massa, KPU harus mengandeng semua stakeholder atau seluruh pihak, seperti tokoh masyarakat, publik figur dan tokoh agama untuk menggaungkan Pilkada serentak serta mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suaranya.

Baca Juga :  Kodam Pattimura Turunkan 24 Kolonel Antisipasi Kerawanan Pilkada di Maluku dan Malut

Kejaksaan sendiri telah menertibkan Surat Jaksa Agung RI nomor 320 tahun 2020.

Oleh karenanya, diharapkan dilakukan penindakan secara legal terhadap setiap pelanggaran tindak pidana pemilihan, serta mensosialisasikan tindakan tegas tersebut sebagai pembelajaran bagi calon lain agar tidak ikut melakukan pelanggaran.

Netralitas ASN, Panitia Pemilihan, Panitia Pengawas, TNI/POLRI dan Kepala Desa harus dijaga dan diawasi ketat agar kekuatiran memihak terhadap calon tertentu tidak terjadi.

Penulis: Jerry Michael

News Feed