Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Belum Masuk 25 Daerah, Stefa Sebut New Normal Kota Tomohon Kearifan Lokal

Belum Masuk 25 Daerah, Stefa Sebut New Normal Kota Tomohon Kearifan Lokal
Ir. Stefanus BAN Liow, MAP
Tomohon, Fajarmanado.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon merespon rencana pemerintah mulai menerapkan New Normal atau tatanan baru di tengah Pandemi coronavirus disease atau Covid 19.

Wali Kota Tomohon, Jemmy Feidie Eman, SE.Ak, CA menyatakan siap membawa Kota Tomohon masuk dalam tatanan kehidupan baru kapan pun. Bahkan, dalam waktu dekat.

Senator DPD RI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Ir. Stefanus BAN Liow, MAP mengatakan, penerapan New Normal di tanah air, diputuskan bertahap.

“Oleh pemerintah (pusat) telah menginformasikan, walaupun itu belum ada keputusan resmi, bahwa ada empat provinsi dan 25 kabupaten kota pemberlakuan New Normal,” katanya.

Di antara 25 kabupaten kota tersebut, tak ada Kota Tomohon. Namun, Stefa, sapaan akrab Anggota DPD RI/MPR RI ini, mengaku sudah mendengar dan membaca di media-media bahwa Wali Kota Tomohon, Jimmy Eman segera memberlakukan New Normal.

“Nah, mungkin secara kearifan lokal, istilah Pak Wali Kota itu karena melihat kalau pun kita masih seperti ini, tinggal di rumah, tidak ada aktivitas, bagaimana makan keluarga kita. Apakah pemerintah sanggup untuk memberi makan sepanjang masih ada pandemi,” papar Stefa, putra Kota Tomohon ini.

Baca Juga :  Masuk Zona Hijau, Sitaro Bersiap Terapkan New Normal, Begini Langkah Bupati Evangelian

Dalam konteks new normal dengan kearifan lokal ini, Stefa menilai Wali Kota Jimmy Eman kemungkinan berniat membiasakan diri secara bertahap menghadapi kehidupan new normal.

Jika selama pandemi Covid 19 ini, masyarakat dianjurkan tinggal di rumah, namun segera akan mulai membiasakan diri masuk dalam tatanan kehidupan baru.

Semisal, Stefa menyebut beribadah dan work in office. Selama pandemi Covid 19, umat Kristiani beribadah dari rumah, kini mulai beribadah di gedung gereja dengan jumlah terbatas.

Begitu pun kerja di kantor masih tetap dibatasi. “Demikian pun di kantor. Mungkin selama ini satu ruangan 10 orang, mungkin mulai membiasakan di isi dua atau tiga orang,” tuturnya menjawab Fajarmanado.com di Tomohon, Sabtu (29/5/2020).

Baca Juga :  DPD RI Gelar Paripurna, Senator SBANL Jadi Jubir Dapil Sulut

Aktivitas-aktivitas ini, lanjutnya, tetap menerapkan protokol kesehatan. Jaga jarak, pakai masker dan rajin cuci tangan dan tentu harus senantiasa berdoa.

Mengenai Kota Tomohon menerapkan new normal, Stefa mengatakan, bisa dilakukan sebatas tahapan sosialisasi kepada masyarakat.

“Memang itu sudah harus di sampai-sampai kepada masyarakat,” ujar suami Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP,  Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon ini.

Yang pasti, menurut Stefa, daerah-daerah yang sudah bisa memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal baru diinformasikan untuk 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Stefa menjelaskan, penetapannya daerah yang sudah bisa menerapkan new normal diputuskan pemerintah berdasarkan berbagai kriteria.

Salah satu di antaranya adalah daerah yang sukses melewati masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) atau daerah-daerah yang grafik paparan coronavirus disease menunjukkan tren menurun.

Penulis: Jerry Michael

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Comments are closed.