Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

PDP Meninggal Asal Tonsewer Positif Covid 19, Rapid Test Ada Satu Reaktif

PDP Meninggal Asal Tonsewer Positif Covid 19, Rapid Test Ada Satu Reaktif
Penampakan pemakaman wanita 53 tahun PDP Corona yang baru terkonfirmasi Positif Covid 19, Kamis (21/5/2020), hari ini di Pekuburan Umum Desa Tonsewer pada Selasa, 12 Mei 2020 lalu.
Tompaso, Fajarmanado.com — Ini kabar cukup mengejutkan. Wanita Pasien Dalam Pemantauan (PDP) coronavirus disease atau Covid 19 warga Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, terkonfirmasi Positif Covid 19, Kamis (21/5/2020).

Jubir Gugus Tugas Covid 19 Sulawesi Utara, dr. Steaven Dandel menyebutkan, pasien terkonfirmasi Positif Covid 19 nomor registrasi 151 adalah wanita 53 tahun asal Minahasa.

Dandel mengatakan, wanita itu hanya sekira satu hari dirawat di rumah sakit dan meninggal dunia pada hari Selasa, 12 Mei 2020.

Yang dimaksud Dandel, diduga tak lain adalah wanita PDP Covid 19 warga Desa Tonsewer Selatan, Kecamatan Tompaso Barat, Minahasa.

Wanita yang dikenal sebagai pedagang hortikultura ini meninggal di RSUD Noongan pada Selasa, 12 Mei 2020 sekira pukul 05.30 Wita dan dimakamkan di Pekuburan Umum Desa Tonsewer, sore harinya.

Sesuai penulusuran pihak Dinas Kesehatan Minahasa, ada 20 orang Kontak Erat Beresiko Tinggi (KERT) dengan korban dan 59 mengaku mengalami kontak.

Baca Juga :  Bertambah 6 Kasus Positif di Tomohon, Ini Penjelasan GTPP

Hasil rapid test yang dilakukan tenaga medis Puskesmas Tompaso, 20 KERK non reaktif. Namun, hasil pemeriksaan sampel darah dari 11 orang kontak fisik, ada satu yang reaktif.

Kepala Puskesmas (Kapus) Tompaso, dr. Felix Neidy Mamesah membenarkan kabar ini. “Benar,  ada satu yang hasil rapid testnya reaktif,” katanya dikonfirmasi Fajarmanado.com di Tompaso, Rabu (20/5/2020).

Dokter Didi, sapaan akrab Kapus Tompaso mengungkapkan, hasil rapid test reaktif itu merupakan sampel darah dari orang berprofesi sama dengan PDP Covid 19 warga Desa Tonsewer Selatan.

“Dia tibo (pedagang). Sama deng korban, sering berjualan (hortikultura) di Manado,” katanya.

Wanita PDP warga Desa Tonsewer Selatan tersebut  pertama kali masuk RSUD Langowan pada hari Jumat, 8 Mei 2020 dengan keluhan diare.

Saat ditanya oleh dokter dan tenaga medis, apakah adanya gejala penyakit lain, korban mengelak. Namun, ketika masuk rumah sakit yang sama tiga hari kemudian, Senin, 11 Mei 2020 sekitar pukul 15.30 Wita, baru korban mengaku mengalami sesak nafas.

Baca Juga :  Waspada! Sulut Sudah Transmisi Lokal, Positif Covid 19 Jadi 45, Ini Daftarnya

Tindakan medis pun dilakukan. Hasil rapid test reaktif, foto toraks menunjukkan hasil phenomia dan oksigen 1 per di bawah 50.

“Jadi, tiga rekam medik menunjukkan ada gejala terinfeksi virus corona,” ujar Dokter Didi yang saat itu mengaku telah berkoordinasi dengan pihak dokter RSUD Noongan ini.

“Tapi, hasil resminya, kita tunggu saja hasil swab test, karena kelenjar dalam kerongkongan atau dahak korban telah diambil untuk diswabtest,” sambung pria yang terkesan responsif ini, ketika itu..

Dandel menambahkan, positif Covid 19 nomor 151 ini adalah orang yang sering melakukan perjalanan Minahasa-Manado, termasuk di Pasar Pinasungkulan Karombasan.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Comments are closed.