oleh

Dishub Disorot, Potensi Parkir Pasar Kawangkoan Banyak Terbuang

Kawangkoan,  Fajarmanado.com — Penertiban pedagang di ruas jalan sisi timur Pasar Esa Waya Kawangkoan, Minahasa kini membuahkan hasil. Namun, kinerja Dinas Perhubungan mulai mendapat sorotan masyarakat.

Penataan parkir kendaraan bermotor (ranmor) di ruas jalan yang sebelumnya dijubeli pedagang itu dinilai belum maksimal.

Arus lalu lintas terkesan masih amburadul. Begitu pun penataan perparkiran sehingga banyak potensi penerimaan PAD dari retribusi parkir yang terbuang atau tidak terserap optimal.

Pantauan Fajarmanado.com, Sabtu (28/3/2020), jalan lurus akses menuju Puskesmas Kawangkoan dari arah Selatan itu, dalam beberapa pasar sepekan terakhir, telah bersih dari lapak dan atau tenda pedagang. Namun kini beralih fungsi jadi tempat parkir ranmor,  baik sepeda motor maupun mobil.

Selain parkir tak beraturan, ranmor yang masuk ke luar di sepanjang jalan depan gerbang utama Pasar Esa Waya tersebut, juga tidak tertib.

Kendati diatur satu arah dilengkapi tanda larangan masuk, namun tak sedikit ranmor yang menerobos, karena tidak ada petugas Dishub yang ikut menjaga dan mengatur arus lalu lintas.

Kesan tertib hanya terlihat ketika ada pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa yang berkunjung.Semisal, pada Sabtu, siang tadi.

Selang sekitar 1 jam Asisten Pemerintahan Dr Denny Mangala MSi dan Asisten Perekonomian Ir Wenny Talumewo memantau keberadaan pasar tersebut, dua petugas Dishub tampak sigap mencegat setiap ranmor yang coba menerobos.

Akan tetapi, sesaat setelah rombongan Pemkab beranjak, tak ada lagi petugas yang mengawasi di samping tanda larangan masuk. Ranmor pun,  terutama sepeda motor, bebas menerobos masuk berlawanan arah.

Kian memiriskan, Dishub hanya memiliki satu pos penagihan retribusi di Pasar Esa Waya. Yakni, di jalan masuk pojok Selatan. Personil yang ditempatkan pun sangat minim,  hanya tiga orang.

Padahal, pasar potensial ke tiga di Minahasa ini, memiliki lima pintu masuk ke luar. Tak heran,  ranmor yang masuk ke luar dari empat sisi lainnya, tak tertagih retribusinya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Minahasa, Hengky Kaunang tak menampik kenyataan. “Ini segera kami tata. Saya akan memerintahkan Kepala Unit Perparkiran setempat untuk berkoordinasi,  terutama dengan pihak kepolisian,” katanya menjawab pertanyaan melalui saluran telepon.

Sebagaimana Kadis Kaunang, Kepala Perpakiran Unit Kawangkoan, Dany Kaparang mengungkapkan pihaknya telah merencanakan penataan kembali arus lalu lintas masuk ke luar pasar.

“Kami segera menambah pos di sebelah sana,” ujarnya sambil menunjuk ke arah sebelah utara pasar.

Ditemui seusai mendampingi Asisten Pemerintahan Denny Mangala dan rombongan memantau keberadaan aktivitas Pasar Esa Waya, siang tadi, Dany mengisyaratkan jika pihaknya kekurangan personil.

“Tenaga saya di sini cuma sedikit, apalagi yang satu tidak masuk kerja karena sakit, kakinya sakit,” kilahnya.

Program penataan parkir, lanjut dia, sementara dilakukan. “Tapi agak terganggu dengan adanya virus corona saat ini,” imbuh Dany Kaparang lagi.

Penulis: Herly Umbas

News Feed