Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Soal Angkutan Umum Stop Beroprasi Pekan Depan, Ini Kata Dishub Sulut

Soal Angkutan Umum Stop Beroprasi Pekan Depan, Ini Kata Dishub Sulut
Penampakan aktivitas penyemprotan disinfektan oleh petugas Dinas Kesehatan Minahasa di Terminal Kawangkoan, Jumat (27/3/2020)
Manado, Fajarmanado.com — Kabar yang kini santer beredar di kalangan sopir bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) Sulawesi Utara (Sulut) akan mulai menghentikan operasional angkutan umum pekan depan, mendapat respon dari isntansi teknis itu sendiri.

Penghentian operasional angkutan umum baik angkutan kota (angkot) maupun AKDP dari dan terminal di semua wilayah daerah Nyiur Melambai ini terkait dengan upaya pemerintah menangkal penyebaran virus corona atau Covid 19, yang telah menelan satu korban jiwa di jazirah paling Utara Pulau Sulawesi ini.

“Kalau isu itu jadi kenyataan, tidak masalah bagi kami. Asalkan itu kemauan atau kesadaran dari para sopir, bukan dari kami,” komentar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Dinas Perhubungan Sulut, Drs. Ferry Supit kepada Fajarmanado.com, Sabtu (28/3/2020).

Dihubungi melalui saluran telepon, Ferry mengatakan, Dinas Perhubungan Sulut sejauh ini belum mengambil sikap penghentian operasional angkutan umum.

Baca Juga :  Waspada! Sulut Sudah Transmisi Lokal, Positif Covid 19 Jadi 45, Ini Daftarnya

“Kami tidak punya kewenangan untuk itu. Tapi kalau semua sopir dengan suka rela karena sadar dengan bahaya penyebaran virus corona, kami bersyukur,” katanya.

“Mematuhi anjuran pemerintah stay at home, seperti kami sekarang bekerja dari rumah, tentu akan sangat membantu mencegah penyebaran Covid 19 ini,” sambung Ferry, pria berkumis lebat ini.

Sebagaimana Kepala UPT Terminal Dishub Sulut, sejumlah Koordinator Terminal, yang dikenal dengan sebutan Kater, juga menyatakan hal yang sama.

“Kami tidak ada instruksi menghentikan aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal. Kami juga tidak meminta atau melarang mobil-mobil angkutan beroperasi. Setiap hari saya cuma datang memantau dan mengatur jadwal saja,” komentar Kater Kawangkoan Fanny Posumah, SSos.

Gerakkan penyemprotan disinfektan yang dilakukan semua pemerintah daerah tingkat II maupun Provinsi Sulut.

Tak hanya menyasar kantor-kantor pemerintah, melainkan pula sarana publik lainnya, termasuk pertokoan, pasar dan terminal-terminal angkutan. Bahkan, mobil-mobil angkutan umum yang masuk ke luar kawasan terminal ikut juga jadi sasaran penyemprotan.

Baca Juga :  Bansos Bapok KNPI Tiba di Tangan Pemuda Terdampak Corona

Di terminal-terminal yang ada di Minahasa, oleh Dinas Kesehatan menurunkan dua mobil ambulance, yang memuat bergalon-galon cairan disinfektan dan petugas penyemprot.

“Wah, tadi mobil saya disemprot di terminal Karombasan. Baru tiba di sini, sudah disemprot lagi,” komentar Harto Karinda di Terminal Kawangkoan, Jumat (27/3/2020).

Menanggapi soal tidak ada penghentian pengoperasian kendaraan angkutan (orang) umum, Ato, sapaan akrab sopir Kawangkoan-Manado ini menyatakan bangga.

“Soalnya, so beberapa hari terakhir, ini so jadi pembicaraan hangat kami sopir angkutan. Kalau mo se brenti, torang ilang mata pencaharian, deng kasian tu masyarakat yang ndak punya kendaraan yang butuh skali angkutan,” ujarnya dengan dialek Manado yang kental.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Comments are closed.