Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Pelanggan PLN Kaget, Tanpa Kabar Sambungan Diputus

Pelanggan PLN Kaget, Tanpa Kabar Sambungan Diputus
Ilustrasi meter pintar PLN. Foto: JawaPos.com/Istimewa.
Langowan, Fajarmanado.com — Pelanggan PLN di Kecamatan Langowan Selatan, Minahasa mengeluh. Mengaku tanpa kabar peringatan, sambungan listrik diputus oknum petugas PLN Rayon Kawangkoan.

Ibu Sorsin M, pemilik rumah di Desa Winebetan, Kecamatan Langowan Selatan menyatakan kaget ketika listrik PLN tak bisa lagi dinyalakan ketika tiba di rumahnya pada Rabu (19/2/2020) sore.

“Saya akui menunggak (bayar rekening listrik) selama dua bulan. Tapi kami tidak mendapat pemberitahuan kalau (sambungan listrik) diputus hari ini,” ujar ibu Sorsin di kediamannya kepada wartawan.

Saat melakukan pemutusan,  tak seorang pun penghuni berada di rumah.

“Ini sangat mengecewakan kami karena tanpa pemberitahuan langsung memutuskan. Sebab selama ini, kami memang terlambat membayar tagihan listrik, namun sekian lama selalu memenuhi pembayaran tunggakan,” ketusnya.

Baca Juga :  Hebat! Polisi Amankan Senpi Ilegal dan 2 Tersangka di Manado

Menurutnya, biasanya selama ini mendapat pemberitahuan dan peringatan jika sudah menunggak.

“Tetapi ini, tiba-tiba datang langsung putuskan. Meskipun kami menunggak, tapi selalu melunasi termasuk dendanya. Bahkan, pimpinan sebelumnya sempat datang ketika akan dilakukan pemutusan, namun mereka memberikan keringanan,” paparnya menahan emosi.

Menurutnya, selama ini ketika terjadi listrik padam dan membuat sejumlah peralatan elektronik di rumah rusak, sama sekali tidak ada penjelasan atau alasan selalu klasik.

Terkait tindakan yang berkesan sepihak ini, Ketua Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM) Jeffree Uno dengan tegas menyebut harusnya petugas PLN tidak bersikap seperti ini kepada pelanggan.

“PLN itu melayani masyarakat(pelanggan) sikap seperti ini. Jangan arogan begitu, PLN butuh masyarakat begitu juga sebaliknya. Mana tanggung jawab ketika peralatan rusak akibat pemadaman tiba-tiba,” tandas Uno yang berjanji akan mengonfirmasi perihal tindakan arogan ini.

Baca Juga :  DPP Sulut: Pak Moeldoko Masih Layak Pimpin HKTI

Jika memang menunggak, kata dia, bisa dikomunikasi secara baik-baik dan mengirimkan surat pemberitahuan kepada pelanggan.

“Apalagi bukan sengaja dan tidak mau membayar kewajiban. Ini kan bukan pertama kali menunggak, namun selalu dilunasi yang bersangkutan meski berbulan-bulan,” tegasnya.

Dia pun menyentil pernyataan Bupati Minahasa yang menyayangkan sikap PLN yang tidak peduli kelestarian Danau Tondano yang sudah dipenuhi enceng gondok.

“Lihat saja, Pak Bupati (Royke Roring) sempat geram dengan sikap mereka. Nanti setelah itu baru menunjukkan iktikad peduli,” tandasnya.

Editor: Herly Umbas

 

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses