DPRD Tetapkan APBD Sulut 2019, Gubernur Olly Lantunkan Pantun
Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw menyerahkan buku memori Perda APBD Sulut 2019 kepada Gubernur Olly Dondokambey, SE seusai paripurna penetapan di Ruang Rapat DPRD Sulut, Kairagi, Manado, Senin (19/11/2018) siang.

DPRD Tetapkan APBD Sulut 2019, Gubernur Olly Lantunkan Pantun

Manado, Fajarmanado.com — Setelah melalui proses pembahasan yang cukup alot, akhirnya DPRD menetapkan Perda APBD Sulut 2019 dengan target penerimaan mencapai Rp.4,098 Triliun.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE menyatakan bangga sambil mengajak lembaga legislatif untuk terus bekerja bersama untuk mewujudkan Sulut Hebat.

“Dari Manado ke Kampung Cempaka. Lewati jembatan, lihat kelapa yang lebat. Bersama DPRD kita terus Kerja Bersama, Lahirkan karya, untuk Sulut Hebat”.

Demikian pantun yang dilantunkan Gubernur Olly Dondokambey pada rapat paripurna penetapan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2019 menjadi di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Sulut, Senin (19/11/2018) siang tadi.

“Pantun ini kiranya akan memotivasi langkah kita dalam melanjutkan pembangunan (Sulut) ke depan,” kata Olly paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada saudara Ketua, para Wakil Ketua dan segenap Anggota DPRD Sulut, atas penyelenggaraan rapat paripurna ini, yang memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2019,” tambah Olly.

Gubernur Olly menuturkan, secara teknis program dan kegiatan dalam Ranperda APBD Sulut 2019 mengacu pada Tema RKPD Tahun 2019.

Tema tersebut, yakni, mempercepat kemandirian ekonomi, kedaulatan politik dan budaya melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas yang tersebar di 10 prioritas pembangunan.

Ke-10 prioritas itu, adalan, Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, Pembangunan pendidikan, Pembangunan kesehatan, Revolusi mental dan reformasi birokrasi, Infrastruktur dan pengembangan wilayah termasuk wilayah perbatasan.

Selanjutnya Kedaulatan pangan, Trantibmas dan sukses Pemilu Presiden dan Legislatif,Peningkatan daya saing investasi, Pembangunan pariwisata dan Pengelolaan bencana dan mitigasi iklim.

Lebih lanjut, Olly mengajak semua pimpinan dan anggota DPRD Sulut untuk terus mengawal kebijakan dan program kerja yang tertata dalam APBD T.A 2019 hingga akhir pelaksanaannya dan menjaga sinergitas dan komitmen kerja bersama dalam mendukung setiap prioritas pembangunan daerah.

“Di tahun 2019 nanti kita akan merampungkan pembangunan infrastruktur untuk akses ekonomi ke berbagai wilayah,” ujarnya.

Di tahun 2019, lanjut dia, juga merupakan  tahun demokrasi, dimana akan dilangsungkan Pemilu Presiden/Wakil Presiden dan Legislatif, sehingga kondusifitas masyarakat harus menjadi prioritas khusus.

Berikut ini adalah struktur RAPBD 2019 untuk mencapai target 10 prioritas pembangunan Sulut.

Pendapatan Daerah;
Total Pendapatan Daerah sebesar Rp.4.098.657.797.000,- dengan rincian:

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp.1.269.244.160.000,-

Dana Perimbangan Rp.2.702.511.639.000,-

Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah Rp.126.901.998.000,-

Belanja Daerah;
Total Belanja Daerah sebesar Rp.4.504.485.841.000,- dengan rincian:

Belanja Tidak Langsung, yang terdiri dari, belanja pegawai, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil, belanja bantuan keuangan dan belanja tidak terduga sebesar Rp.2.150.949.167.000,-

Belanja Langsung, yang terdiri dari, belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal sebesar Rp.2.353.536.674.000,-

Pembiayaan Daerah
Penerimaan Pembiayaan Daerah Tahun 2019 sebesar Rp.425.828.044.000,- Sedangkan Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp.20.000.000.000.

Dalam memimpin rapat paripurna yang turut dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw, dan Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS tersebut, Andrei Angouw didampingi tiga wakil ketuanya, masing-masing, Drs. Stevanus Vreeke Runtu, Wenny Lumentut, SE dan Marthen Manuel Manopo, SH MH.

Penulis: Herly Umbas