oleh

Sabhara Polda Amankan 2 Pemuda Sajam dan 30 Dus Miras

Manado, Fajarmanado.com – Polda Sulawesi Utara (Sulut) terus getol memerangi peredaran minuman keras (Miras) dan tindak kriminalitas. Tak hanya, jajaran Polres, Polresta dan Polsek, tim Sabhara Polda Sulut pun rutin melakukan patroli keamanan. Kali ini, berhasil mengamankan 30 dus Miras dan dua pemuda yang membawa senjata tajam.

AR alias Arlio (17 tahun, pelajar warga Ranotanaweru dan RT alias Riki (24 tahun), buruh bangunan warga Karombasan ini, dicengkram tim patroli Sabhara Polda saat berkeliaran membawa senjata tajam (sajam) di kompleks Bundara Zero Point Kota Manado, Kamis (16/11/2017), dini pagi tadi.

“Mereka ditangkap sekitar pukul 2 dini hari tadi di Bundaran Zero Poin Manado karena membawa senjata tajam jenis badik,” kata Kabagbinops Dit Sabhara Polda Sulut, AKBP Linus Kendek kepada wartawan di Manado, siang tadi.  “Kedua tersangka sudah kami serahkan ke Polsek Wenang,” sambungnya.

Sebelumnya, tim 22 personil itu, berhasil menemukan sebuah mobil bermuatan 30 kardus miras di wilayah Tumumpa, Manado. Miras merek Valentin itu rencananya akan dipasarkan di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Ke-30 dus miras itu, saat diamankan pada Rabu(15/11/2017) siang, sudah disusun rapi dalam minubus. Atas laporan masyarakat dan hasil investigasi polisi, miras jenis anggur tersebut berhasil diamankan bersama pemiliknya, berinisial DR alias Doni, pria 45 tahun warga Kelurahan Tumumpa ini.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Doni mengaku miras tersebut direncanakan segera dibawa ke wilayah Minsel. “Barang bukti bersama Pemilik sudah kami amankan dan dibawa ke mako Polresta Manado,” ujar AKBP Linus Kendek.

Ia menghimbau masyarakat agar tidak berspekulasi memasarkan miras tanpa izin karena beresiko mengalami kerugian mataril yang besar dan lagi berhadapan dengan hukum.

Editor : Herly Umbas

News Feed