Dimembe, Fajarmanado.com – Para penambang rakyat di Desa Tatelu, Kecamatan Dimenbe, Minahasa Utara (Minut), diduga berebutan lokasi tambang emas dan saling tunjung nyali.
Masri Pasambuna, penambang warga Desa Pangian Barat Jaga I, Kecamatan Pasi Timur, Bolaang Mongondow menjadi korban pembunuhan di kawasan penambangan emas tersebut.
Pria 40 tahun ini dikabarkan ditikan oleh dua orang tak dikenal pada Rabu (05/07/2017) sekitar pukul 23.45 Wita oleh tersangka pelaku diperkirakan dua orang yang belum diketahui identitasnya.
Informasi diperoleh, saat itu korban sedang tidur di daseng (bedeng) milik Allan Kalalo. Tiba-tiba datang dua pria tak dikenal dan membangunkan korban sambil menanyakan keberadaan seseorang bernama Ullu.
Belum sempat menjawab, korban langsung ditikam pelaku menggunakan senjata tajam jenis badik, tepat di dada kanan dan pinggang kirinya. Korban berusaha lari namun terjatuh dan tewas di samping daseng.
Sesaat kemudian, Ullu yang tinggal di daseng lain, ketika mendengar peristiwa yang disertai dengan keributan tersebut, segera beranjak melarikan diri dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.
Kapolres Minut, AKBP Alfaris Pattiwael melalui Kasubbag Humas, AKP Alex Watugigir membenarkan adanya persitiwa tersebut. “Polsek Dimembe segera ke lokasi kejadian untuk olah TKP dan mencari keterangan dari saksi,” ujarnya.
Namun, ia mengatakan, saat tiba di TKP para tersangka pelaku tidak berada lagi di tempat. “Pelakunya belum diketahui, masih dalam pendalaman dan pengembangan lebih lanjut,” ungkap Kasubbag Humas.
Editor : Herly Umbas

