Fajarmanado.com — Sejarah Paralympic Games dan Pekan Paralympic Nasional (PEPARNAS). Saat ini bila kita meneliti lebih jauh ke dalam dunia penyandang cacat, maka akan kita temukan nuansa yang sama di dalam kompetisi olahraga. Ajang prestasi olahraga tidak lagi menjadi milik orang normal tetapi juga milik para penyandang cacat. Dari mulai tingkat Internasional hingga ke tingkat Daerah telah melaksanakan pertandingan olahraga penyandang cacat.[irp]
Berikut ini adalah sejarah dimulainya olahraga untuk orang-orang difabel :
- Tahun 1870, olahraga base ball pertama kali di perkenalkan di SLB tunarungu di Ohio.
- Tahun 1885, diperkenalkan olahraga sepakbola ala amerika di kalangan siswa sekolah-sekolah di Illinois. Sepakbola menjadi pelajaran olahraga utama di SLB tunarungu diakhir abad ini.
- Tahun 1906, diperkenalkan pertama kali olahraga bola basket di SLB Wisconsin. Perkumpulan dari SLB tunarungu ini, tercatat sebagai tim penantang yang tangguh bagi sekolah umum lainnya.
- Tahun 1924, dilaksanakan kompetisi formal internasional di luar program sekolah. Kompetisi bagi para tunarungu ini pertama kali dilaksanakan di Paris dan di ikuti oleh 9 negara.
- Tahun 1945, AAAD (American Athletic Association for the Deaf) mendirikan, dan mem-promosikan kompetisi olahraga bagi orang yang mempunyai kelainan pendengaran.
- Tahun 1907 Dilaksanakan pertemuan antara sekolah Overbrook dan Baltimore untuk menentukan juara bagi setiap penyandang tunanetra yang bertanding dalam kompetisi olahraga.
- Tahun 1900, Sir Ludwig Guttman (Bapak Kursi Roda Dunia) dari Stoke Mandeville, Inggris sedikit demi sedikit memperkenalkan pertandingan olahraga sebagai bagian intergral dari rehabilitasi para veteran penyandang cacat korban peperangan.
- Tahun 1949, Universitas Illinois menyelenggarakan pertandingan bola basket kursi roda untuk pertama kali. Sekaligus menghasilkan peraturan permainan bola basket kursi roda (National Wheelchair Basketball Association = NWBA).
- Tahun 1950, Ben Lipton mendirikan National Wheelchair Athletic Association (NWAA), juga mensponsori pertandingan olahraga untuk individu penyandang cacat spinal cord, dan pengguna kursi roda Iainnya.
- Tahun 1968, presiden Joseph P. Kennedy, Jr., mendirikan dan mempromosikan pertandingan olahraga khusus penyandang tunagrahita.
Diakhir abad ke 20 telah banyak didirikan perkumpulan-perkumpulan olahraga penyandang cacat multi even untuk tunanetra, tunagrahita, CP, cedera otak, stroke, dwarfism, dan les autres seperti: American Association of Adapted Sports Programs (AAASP), Adapted Sports Programs in Recreation and Education (ASPIRE). Dan American Association for Adapted Lifestyles and Fitness (AAALF).[irp]
Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang berjasa dalam dunia pendidikan jasmani dan olahraga bagi kaum difabel :
- Sir Ludwig Guttman, beliau dikenal sebagai Bapak Kursi Roda Dunia
- David M. Auxter dari Universitas Slippery Rock Pennsylvania
- Lawrence Rarick dari Universitas California di Barkeley
- Julian U. Stein, dari Aliansi kesehatan, pendidikan jasmani, rekreasi dan dansa universitas Goerge Mason
- Thomas M. Vodola dari Township of Ocean School District di New Jersey, Janet Wessel, dari Universitas Michigan
- David Beaver dari Universitas Western Illinois
- Gudrun Doll Tepper dari Universitas Berlin,
- John Dunn dari Unversitas Oregon,
- Claudine Sherrill dari Universitas Wanita Texas;
- Joseph P. Winnick dari Universitas New York
- Hideo Nakata dari Universitas Tsukuba Next >> Sejarah Pralympic Games

