oleh

Penuhi Kebutuhan Beras, Minsel Andalkan 7 Wilayah Klaster Padi

AMURANG, FAJARMANADO.com — Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Minahasa Selatan, Ir Decky Keintjem, mengatakan, Minsel terdapat 7 wilayah kecamatan sebagai klaster padi yang memiliki potensi lahan sawah.

‘’Ketujuh kecamatan sebagai klaster padi itu, adalah, Kecamatan Maesaan, Tompasobaru, Ranoyapo, Sinonsayang, Tenga, Tumpaan dan Tatapaan,” ungkap  Keintjem melalui Kepala Bidang Hortikultura Agus Sumajow, SP, di Amurang.

Kemampuan produksi padi dari 7 kecamatan itu, kata dia, memenuhi kebutuhan semua warga daerah Teguh Bersinar selama ini. “Jika berproduksi normal, produksi padi tujuh kecamatan itu mampu memenuhi kebutuhan warga di daerah ini, apalagi masih dusuplai oleh beberapa kecamatan yang memiliki sawah dan memproduksi padi tetapi tidak dimasukkan dalam klaster padi selama ini,” ujarnya.

Sumajow mengaku bangga bahwa struktur tanah di Minsel dapat dikatergorikan subur. Semua jenis tanaman, jika dibudidayakan akan tumbuh dan membuahkan hasil. “Lahan kering pun produktif bila ditanami padi gogo yang kita kenal dengan padi ladang. Apalagi jika ditanami jagung, hasilnya sangat spektakuler karena bisa mencapai 12 ton per hektar, tentu apabila kita mengikuti petunjuk dari instansi teknis. Begitu pun, hortikultura, yang sangat tepat dibudidayakan di dataran tinggi Minsel, seperti Modoinding yang sudah dikenal luas,” jelasnya.

 Sumajow mengharapkan agar warga Minsel dapat memanfaatkan keunggulan tanah daerahnya sendiri. “Marilah kita manfaatkan, mengelolanya dengan baik agar memberikan berkat, nilai tambah bagi pendapatan keluarga. Bila ada kendala teknis, termasuk benih dan lainnya, mari datang berkonsultasi dengan kami. Kami siap melayani,” katanya lagi.

 (andries pattyranie)

News Feed