Tondano, Fajarmanado.com – Pernyataan Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow (JWS) yang mengatakan kalau salah satu penyebab utama terjadi bencana banjir karena ulah manusia ditanggapi serius oleh sejumlah kalangan.
Salah satunya diucapkan Allan Parinusa MAP yang merupakan salah satu Tokoh Pemuda Minahasa. Menurut Parinusa, walaupun hal tersebut menjadi kajian pemerintah, tapi tak seharusnya seorang kepala daerah menyalahkan masyarakatnya. “Jika karena ulah masyarakat, maka pemerintah pun salah. Kenapa tidak membuat regulasi terkait lingkungan hidup secara tegas, bukan ketika ada bencana lantas masyarakat disalahkan,” ujar Parinusa Rabu (22/2) siang tadi.
Lanjut dikatakanya, jika pemerintah melarang berbagai aktifitas yang bisa berdampak pada persoalan lingkungan hidup, maka bencana apapun akan terjauhkan dari Minahasa. “Misalkan soal penebangan pohon yang mengakibatkan daerah resapan air menjadi gundul, alih fungsi lahan, pembuangan dan pengelolaan sampah serta penerbitan ijin terkait lingkungan hidup dipertegas, tentu hal ini (Bencana banjir bandang dan tanah longsir) tak akan terjadi,” jelasnya.
Dikatakannya juga, pemerintah kedepan dalam melakukan pembangunan harus berbasis lingkungan. Bukan membangun sesuatu tanpa memikirkan dampak jangka panjang yang akan dialami masyarakat.
Senada diungkapkan salah satu legislator DPRD Minahasa Yanny Raintung. Dinilainya, Pemkab Minahasa gagal memberikan edukasi kepada masyarakatnnya sehingga banjir terjadi. “Jika Bupati (JWS) memberikan tanggapan seperti itu, maka saya menilai jika Pemkab gagal mengedukasi masyarakatnya dengan baik sehingga terjadi bencana banjir,” ujar Raintung.
Menurutnya, jika edukasi dilakukan secara baik dan benar maka dipastikan tidak akan terjadi bencana sedemikan rupa. “Kalau masyarakat sudah memahami benar mengenai persoalan lingkungan hidup dari pemerintah selaku pemangku jabatan, maka hal ini tak akan terjadi jika dikaitkan dengan pernyataan Bupati,” jelas personel Komisi III tersebut.
Diketahui, dalam rapat dinas Pemkab Minahasa, Senin (20/02) lalu JWS mengatakan kalau penyebab terjadinya banjir dikarenakan ulah dari masyarakat sendiri. Dimana saluran air sudah tidak ada atau sudah ditutup, ada penyempitan saluran, bahkan ada rumah yang dibangun di atas saluran air serta kawasan hutan sudah gundul.
(fis)

