oleh

Jadi Tersangka, Suami Kumtua Nain Satu Terancam Bui

Wori,Fajarmanado.com – Tindakan penganiayaan yang dilakukan Ronald Alias RD terhadap Genova warga Naen Satu Kecamatan Wori berbuntut panjang. Suami Masye Soeroegala yang merupakan Hukum Tua Desa Naen Satu tersebut resmi ditetapkan tersangka dan akan dilakukan gelar perkara pekan depan.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol.Taufiq Arifin, SIK mengatakan, kasus penganiayaan yang dilakukan RD terhadap Genova Dalantang sedang diserius dan telah dilakukan penetapan tersangka. Pekan depan ia telah menjadwalkan untuk memeriksa tersangka RD untuk dimintai keterangan.

“Kami telah melakukan gelar perkara atas kasus penganiayaan ini, dan RD telah kami tetapkan sebagai tersangka.”kata Taufiq, Kamis (21/10).

Soal penahanan terhadap tersangka RD menurutnya masih menunggu hasil pemeriksaan yang akan digelar pekan depan. Yang pasti dalam kasus ini pihak kepolisian sangat serius dan tanpa pandang bulu, siapapun yang bersalah pasti akan ditindak sesuai dengan aturan.

“Kami tidak bisa mendahului, tunggu saja hasil pemeriksaan pekan depan terkait penahanan tersangka. Yang pasti kasus ini sedang kami tangani dengan serius.”lugasnya.

Menanggapi hal ini Andrio Kalensang, SH selaku kuasa hukum korban meminta agar penyidik menahan tersangka untuk memudahkan penyidikan dalam menuntaskan perkara sekaligus untuk mencegah terjadinya konflik di desa karena yang bersangkutan suda dua kali melakukan tindakan penganiayaan ini selang beberapa bulan dan telah dilaporkan ke aparat kepolisian.

“Jika tersangka tidak ditahan, tentu akan menimbulkan imej negatif di masyarakat terhadap institusi kepolisian, karena dua kali tersangka melakukan penganiayaan namun tak kunjung ditahan, apalagi saat ini statusnya sebagai tersangka. Untuk itu, kami meminta agar penyidik menerapkan hukum sama di masyarakat tanpa pandang bulu.”tukas Kalensang.

Kalensang juga sangat menyayangkan aksi penganiayaan yang dilakukan suami dari hukum tua desa Naen Satu ini, sebagai suami seharusnya RD membantu tugas istrinya untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di desa, bukan sebaliknya menjadi biang keributan yang berbuntut pada penganiayaan terhadap warganya sendiri.(Joel)

 

 

News Feed