oleh

Jelang Rolling, Delon Tegaskan Tak Ada Baperjakat Swasta Dari Internal Partai dan Jual Beli Jabatan

Airmadidi,Fajarmanado.com – Rumor jua beli jabatan jelang pelaksanaan rolling mendapat respon dari ketua DPC PDIP Denny Kamlon Lolong. Ia mengatakan, dalam penempatan pejabat lebih mengedepankan profesionalitas dan kemapuan ASN, bukan berdasarkan besaran uang sogokan demi suatu jabatan. Bahkan ia menegaskan akan memberikan sanksi tegas jika ada oknum dari internal partai yang memanfaatkan kesempatan ini untuk bertransaksi jabatan dengan calon pejabat.

Denny Lolong yang juga ketua DPRD Minahasa Utara ini mengatakan, praktek jual beli jabatan sangat bertentangan dengan idelogi partai dan semangat reformasi birokrasi yang saat ini sedang digaung – gaungkan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, untuk itu pihaknya selaku ketua partai yang mengusung JGKWL akan mengambil tindakan tegas jika kedapatan ada oknum di internal partai yang meminta – minta uang kepada calon pejabat disemua eselon termasuk calon kepala sekolah.

“Jika kedapatan, baik yang memberi dan menerima akan kami tindak, dan bahkan persoalan ini akan kami bawa kerana hukum untuk memberikan efek jerah. Tindakan ini tidak hanya merusak citra partai, tetapi juga mencederai marwah pemerintahan JGKWL yang saat ini sedang giat – giatnya membangun Minahasa Utara.”tegas Delon sapaan akrabnya, Minggu (5/9).

Lebih lanjut Delon mengatakan, rolling jabatan kai ini merupakan momentum bagi Bupati dan wakil Bupati utuk memilih pejabat yang akan membantu mereka dalam menjalankan roda pemerintahan demi mewujudkan visi dan misinya untuk menjadikan Minahasa Utara semakin hebat dan terdepan di Sulawesi Utara, untuk itu praktek transaksi jabatan atau jual beli jabatan sangat diharamkan dalam pemerintahan JGKWL.

“Saya juga meminta kepada masyarakat atau ASN agar melaporkan kepada saya apabila ada oknum pengurus partai yang meminta – minta uang dengan janji akan diberikan jabatan tertentu.”lugasnya.

News Feed