oleh

Dituding Korupsi, Hukum Tua Lumpias Malah Ukir Prestasi Dana Desa Tembus 1 Milyar Lebih

Airmadidi, Fajarmanado.com – Tudingan sekelompok masyarakat terkait dugaan korupsi dana desa Lumpias tak membuat hukum tua Nixon Mentang kendur dalam mengelola keuangan di desa untuk pembangunan kesejahteraan masyarakatnya.

Buktinya, tahun 2021 ini desa Lumpias mendapat apreseasi dari kementerian keuangan sebagai desa  kinerja baik. Atas apreseasi tersebut tahun ini desa Lumpias mendapat tambahan anggaran dana desa sebesa Rp 287.562.000 sehingga total dana desa tahun 2021 ini tembus angka Rp 1.070.807.000.

Hukum tua desa Lumpias Nixon Mentang mengatakan, apreseasi pemerintah pusat khususnya kementerian keuangan ini tentu sudah melalui proses penilaian yang matang atas pengelolaan dan pelaporan penggunaan dana desa yang disampaikan pemerintah desa. Sehingga dari sekian banyak desa di Minahasa Utara, desa Lumpias masuk sebagai salah satu desa yang mendapatkan tambahan anggaran dana desa dari kementerian keuangan. Jika tahun 2020 lalu dana desa yang diterima hanya Rp 783.245.000 kini di tahun 2021 ini naik menjadi Rp 1.070.807.000 atau mendapatkan penambahan sebesar Rp 287.562.000.

“Biar publik yang menilai, jika dana desa ini kami salah gunakan sebagaimana dugaan sekelompok masyarakat, tentu tidak akan mungkin desa Lumpias mendapatkan penambahan anggaran dari kementerian keuangan.”kata Mentang, Kamis (6/5).

“Semua berhak memberikan penilaian tetapi dalam pemerintahan semuanya terukur, terutama dalam hal pengelolaan keuangan desa Lumpias yang hingga saat ini tidak pernah ada temuan, baik inspektorat maupun BPK.”tambahnya.

Menanggapi soal adanya laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pekerjaan dana desa, Mentang hanya tersenyum sembari mengatakan sebagai pemimpin dirinya tidak mungkin dapat memuaskan semua keinginan masyarakat, namun yang pasti ia akan terus melakukan yang terbaik untuk masyarakat.

“Semua pekerjaan yang dilaporkan sudah melaui pemeriksaan inspektorat sebagai instansi internal yang mempunyai kewenangan untuk melakukan pemeriksaan atau audit atas pekerjaan yang menggunakan uang negara. Jika ada penyimpangan, pasti saya sudah diberikan sanksi dan mustahil akan mendapat apreseasi dari kementerian keuangan.”terangnya.

Mentang menambahkan, saat ini ia bersama seluruh perangkat desa sedang berkonsentrasi untuk melaksanakan pembangunan di desa serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terkait laporan tersebut menurutnya hal itu lumrah dan banyak dialami oleh hampir seluruh hukum tua di Minahasa Utara yang mempunyai lawan politik.(Joel)

News Feed