oleh

Seriusi Dana Eks PNPM Kawangkoan, Camat Eightmi Desak UPK Gelar Rapat Khusus

Kawangkoan, Fajarmanado.com – Camat Kawangkoan, Eightmi Moniung, SH ternyata telah mendesak Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Dana Eks PNPM menggelar rapat khusus. 

“Tadi, saya sudah sampaikan kepada Lucky untuk melakukan rapat dengan UPK khusus besok,” katanya, Senin sore (26/4/2021).

Atas permintaannya, rapat khusus camat bersama UPK dan BKAD, sebut Eightmi, disepakati berlangsung di kantor camat jam 09.00 Wita, Selasa, 27 April 2021.

“Saya minta hadirkan juga semua pelaku supaya semua bisa terungkap transparan untuk kita carikan bersama solusi kalau ada persoalan,” katanya ketika menghubungi balik Fajarmanado.com melalui saluran Whats Up.

Sejak dipercayakan memegang jabatan Camat Kawangkoan pada 2019 lalu, Eightmi mengaku belum pernah menerima laporan resmi progres pengelolaan dana bergulir eks PNPM, yang disalurkan kepada kelompok-kelompok simpan pinjam perempuan (SPP).

Baca Juga :  Laporan Dana Eks PNPM, Ketua BKAD Kawangkoan Sebut Akan Minta Petunjuk Pengawas

“Makanya, saya minta UPK membawa laporan (keuangan) pada rapat besok. Buat saja laporan apa adanya. Berapa modal yang ada saat serahterima dan berapa yang ada saat ini, berapa yang bergulir di kelompok,” paparnya.

Jika ada tunggakan, lanjutnya, penyebabnya akan dikaji bersama. “Dan, kita sama-sama akan telusuri ke kelompok-kelompok penerima. Tidak semua, tapi secara acak yang akan saya tentukan,” ucapnya.

Sementara itu, sumber pengurus UPK Kawangkoan mengungkapkan bahwa sebagian besar dari modal dana eks PNPM Rp. 1,8 miliar yang dikelola pihaknya sejak 2015 lalu, kini telah beredar ke puluhan kelompok SPP. Namun, sebagian besar di antaranya telah tertunggak.

Baca Juga :  Soal Dana Eks PNPM Kawangkoan, UPK Sebut Tunggu Petunjuk Pimpinan

Kemacetan pengembalian dana tersebut, ada yang terjadi sebelum Ketua UPK dipegang Lucky Wullur atau masih di masa program PNPM.

Tak heran, dalam musyawarah antar desa atau MAD tahun 2015, forum menyepakati membentuk tim khusus. Tugasnya tak lain untuk menelusuri keberadaan kredir macet.

Menanggapi hal ini, Camat Eightmi mengaku tidak tahu. “Beri kesempatan kami rapat khusus besok. Termasuk, kita akan carikan solusi bersama soal itu,” imbuh Eightmi, mantan Camat Kawangkoan Barat ini.

Penulis: Herly Umbas

 

News Feed