oleh

Waspadai Ancaman Bencana, Kapolres Henzly Pimpin Apel Gabungan

Tondano, Fajarmanado.com – Meskipun ancaman bencana alam dari siklon tropis surigae dikabarkan menjauh, namun tidak membuat lengah jajaran TNI, Polri dan Pemerintah Daerah di Sulawesi Utara (Sulut).

Apel Kesiapsiagaan Bencana, baik personil maupun peralatan tetap dilaksanakan pada Senin (19/4/2021), pagi tadi.

Di Kabupaten Minahasa digelar di Halaman Mapolres Minahasa, Jalan Manguni, Kelurahan Wewelen, Tondano Barat.

Dipimpin Kapolres AKBP Henzly Moningkey, SIK, MSi, apel diikuti jajaran TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dengan Komandan Upacara Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf. Harbert Andi Amino Sinaga, SIP.

Upacara Gelar Pasukan yang juga dihadiri Asisten Satu Setdakab Minahasa, Dr Denny Mangala, MSi tersebut melibatkan masing-masing satu Satuan Tingkat Peleton (SST) Kodim 1302/Minahasa, Satu SST Shabara, Satuan Lantas, Reserse, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Pemadam Kebakaran (Damkar) dan satu SST BNPB Kabupaten Minahasa serta sejumlah peralatan pendukung, seperti kendaraan bermotor (Ranmor) roda dua dan empat.

Baca Juga :  Tim STIK Teliti Strategi Pencegahan Paham Radikalisme Anggota Polres Minahasa

Usai upacara, Kapolres Henzly Moningkey kepada wartawan mengungkapkan bahwa upacara gelar pasukan ini merupakan pengecekan kesiapan dalam rangka penanggulangan Bencana di Kabupaten Minahasa.

“Kita ketahui bersama bahwa dalam beberapa hari belakangan ini Provinsi Sulawesi Utara, termasuk dalam wilayah yang berpotensi terjadinya iklim yang ekstrim, hal ini sudah disampaikan oleh pemerintah melalui surat edaran Bupati, agar kita sama-sama siap menghadapi cuaca ekstrim ini,” ujarnya.

Kesiapsiagaan bencana alam, termasuk banjir dan tanah longsor, lanjutnya,  harus terus ditingkatkan.

Menghadapi ancaman Siklon Tropis Surigae, kesiapan personil maupun peralatan harus terus disiagakan.

“Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan ini sudah kita mulai sejak beberapa hari yang lalu, namun hari ini kita lakukan pengecekan kesiapan seluruh elemen yang terlibat, termasuk Personil, peralatan dan koordinasi,” ungkapnya.

Seperti rilis BMKG pada Sabtu, 17 April 2021, Siklon Tropis Surigae berada di Samudera Pasifik sebelah Utara Papua  pada posisi 10,6 LU, 131,3 BT atau sekitar 1.320 Km barat laut Manokwari.

Baca Juga :  All Out Dukung Pemkab, Kapolres Tommy Sebut Akan Sekat Batas Wilayah Minahasa

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, fenomena alam itu tengah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 18 km/jam atau menjauh dari wilayah Indonesia dengan kekuatan 80 knot (150 km/jam) dengan tekanan 955 hPa.

Kendati begitu, dampaknya masih terjadi di Provinsi Sulut. Hujan sedang sampai deras dengan angin yang kencang masih melanda sebagai daerah berjuluk Nyiur Melambai ini, termasuk di Kabupaten Minahaaa pada Minggu, 18 April 2021 selang sore hingga malam hari.

Oleh karena itulah, Kapolres Henzly Moningkey menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca yang ekstrim yang sewaktu-waktu dapat terjadi ini.

“Kepada masyarakat pesisir terlebih para nelayan, sebaiknya untuk sementara waktu jangan melaut dulu, karena ombak cukup tinggi,” pintanya.

Penulis: Herly Umbas

 

News Feed