oleh

Unggul 12,2 Persen, Indo Barometer Sebut JPAR-AiM Mustahil Dikalahkan

Manado, Fajarmanado.com – Indo Barometer (IB) merilis hasil survei Pilkada Kota Manado selang 22-28 November 2020 atau 11 hari sebelum pemungutan dan perhitungan suara pada 9 Desember, pekan depan.

Hasil survei yang dirilis di Kota Manado, Rabu (02/12/2020) Pukul 16.00 Wita atau jam 4 sore tadi, mengungkap bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 4, JPAR-AiM unggul 12,2 persen sehingga mustahil kalah.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari melalui Manajer Riset, Hadi Suprapto Rusli dari Jakarta merilis hasil survei selang 22-28 November 2020 itu melalui aplikasi zoom.

Hasilnya, pasangan Nomor Urut 4 Prof Dr Julyeta PA Runtuwene, MS dan Dr Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM (JPAR-AiM) menang dengan elektabilitas 39,5 persen.

Sementara paslon peringkat kedua meraik 27,3 persen, peringkat ketiga 20,3 persen, dan peringkat terakhir 8,0 persen.

Dari total yang menjatuhkan pilihan itu, masih sebesar 2,5 persen pemilih yang masih merahasiakan pilihannya dan 2,3 persen belum menentukan sikap serta 0,3 persen menyatakan tidak tahu.

Jika melihat selisih antara paslon JPAR-AiM dengan peringkat kedua, masih sebesar 12,2 persen. Angka sebesar ini sangat mustahil dikejar meski Pilkada nanti akan berlangsung 9 Desember mendatang.

Hadi Suprapto menerangkan, ada beberapa content yang menjadi alasan masyarakat Kota Manado menyukai pasangan calon dengan jargon PAHAM (Paula-Harley Menang).

Alasan tersebut, adalah, merakyat, cerdas, mempunyai visi dan misi yang bagus, mampu memimpin, mampu membawa Kota Manado lebih baik, dan berjiwa sosial.

“Selisih 12,2 persen itu tidak sedikit. Jadi kalau calon lain ingin mengejar, biasanya agak sulit, apalagi swing voters kecil,” ujarnya.

Indo Barometer merupakan salah satu lembaga survei kredibel di Indonesia yang erdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Selain itu,  juga merupakan salahsatu dari empat lembaga survei yang terdaftar di KPU Kota Manado sehingga memiliki sertifikat terdaftar yang ditandatangani Ketua KPU Kota Manado Jusuf Wowor.

Meski demikian, sejumlah pengamat mengingatkan kubu JPAR-AiM jangan lengah. Karena, ada paslon pesaing yang dikabarkan berusaha mempengaruhi pemilih dengan menerapkan politik uang.

Penulis: Herly Umbas

 

News Feed