oleh

Berprestasi di MTQ Nasional, Gubernur Murad Ismai Beri Kejutan Kepada Usmiatun

Ambon, Fajarmanado.com – Usmiatun Usman, tak menyangka, torehan prestasi juara III Cabang Tilawah pada MTQ Nasional 2020 berbuah kejutan dari Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Kejutan hadiah yang diberikan secara pribadi Murad Ismail itu pun tak hanya berupa bunus uang. Tapi juga berangkat Umroh di Tanah Suci, Mekkah.

Usmiatun Usman mencatatkan prestasi yang telah mengharumkan nama Maluku pada ajang Musbaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Nasional di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, beberapa waktu lalu.

“Saya suka dengan anak-anak yang berprestasi. Apa yang saya berikan sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian prestasi yang telah mengharumkan nama Provinsi Maluku,” kata Gubernur Murad Ismail saat penyerahan bonus di sela-sela Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Pelantikan Pengurus Majelis Taklim Nur Asiah di kediaman Pribadi Gubernur, Kota Ambon, Selasa malam (1/12/2020).

Baca Juga :  Buka Festival Pangan Lokal B2SA Maluku, Widya Beber Manfaat Kearifannya

Gubernur lantas menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi atas upaya kafilah Maluku pada MTQ tingkat Nasional.

“Beberapa waktu lalu, kita baru selesai menghadiri MTQ Nasional ke-28 di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Kafilah Provinsi Maluku membanggakan kita semua dengan meraih juara III cabang Tilawah Dewasa Putri,” kata gubernur.

Kebanggaan itu, lanjutnya, semakin memuncak, sebab kafilah Maluku yang ikut bertanding di MTQ kali ini, merupakan anak-anak asli daerah.

Baca Juga :  Wakapolda Jan de Fretes Mengikuti Kegiatan Kerjasama Polri dengan PSSI

“Dan kita ketahui bersama bahwa Kafilah Provinsi Maluku merupakan anak-anak asli daerah tanpa ada peserta naturalisasi dari provinsi lain,” ungkap suami Widya Murad Ismail ini.

Untuk itu, mantan Dankor Brimob Polri ini berharap kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an provinsi dan kabupaten/kota untuk terus menggali dan membina potensi yang ada secara baik dan berkesinambungan.

“Pembinaan Qori dan Qoriah tidak hanya fokus pada ibukota kabupaten/kota semata, tapi diharapkan lebih menyebar ke kecamatan, kelurahan bahkan sampai pada tingkat desa, sehingga pada saatnya nanti kita mampu berprestasi dan juara dengan mengandalkan potensi anak asli daerah,” papar Gubernur Murad Ismail.

Penulis: Kate Mailoa

News Feed