oleh

Diduga Keracunan Gas, Polairud Maluku Evakuasi 7 ABK KM Arta Mina Tama 11 di Laut Aru

Ambon, Fajarmanado.com – Direktorat Polairud Polda Maluku di bawah komando Kombes Pol Harun Rosyid mengevakuasi tujuh ABK KM Arta Mina Tama 11 yang diduga keracunan di perairan laut Aru ke Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (13/11/2020) malam.

Isai Arwadi Daleru, para korban diduga kuat keracunan gas Freon freezer di ruang Palka nomor 2 KM Arta Mina Tama 11.

Kombes Pol Harun Rosyid mengisahkan, awalnya korban Isai Arwadi Daleru diperintah oleh nahkoda untuk membersihkan palka nomor 2.

Tanpa melengkapi diri dengan pakai masker, korban sendirian melaksanakan perintah tersebut.

“Beberapa saat kemudian, ABK KM. Arta Mina Tama 11 atas nama Susanto melihat korban sudah terbaring dan tidak sadarkan diri di lantai palka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolda Maluku Menghadiri Peresmian Gedung Devisi Humas Polri

Kaget, saksi mata pun kemudian berteriak minta tolong. “Mendengar teriakan tersebut Nahkoda memerintahkan ABK lainnya untuk membantu evakuasi korban keluar dari dalam palka,” ujar Kombes Harun Rosyid.

Ada tujuh rekan korban yang melaksanakan evakuasi. Namun,  enam di antaranya ikut lemas, diduga pula keracunan.

“Setelah korban pertama dievakuasi keluar dari dalam palka, 6 orang ABK tersebut menjadi lemas dan 1 orang korban di antaranya, Fery Irawan dalam kondisi kritis,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Kombes Harun Rosyid, upaya yang dilakukan, melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait. Di antaranya, Satpolairres Kepuluan Aru, Syahbandar Dobo, BPBD Kabupaten Kepulauan Aru, Pelabuhan pantai Dobo dan RSUD Kepulauan Aru.

Baca Juga :  Dipimpin Pdt Steven dan Pastor Hiskia, Polda Maluku Gelar Doa Bersama Syukuran Natal 2020

Selain itu, menurut Kombes Harun Rosyid, pihaknya memanggil personil KP. XVI – 1006 untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan evakuasi, serta mempersiapkan alpung (KP. XVI – 2004) beserta bekal awal kapal.

“Tepat pukul 19.50 wit dengan menggunakan KP. XVI – 2004, tim sebanyak tujuh orang bertolak ke posisi terakhir KM. Arta Mina Tama 11 pada koordinat 6.50’ S – 133.50’ T.

Selang tiga jam kemudian, tepatnya pukul 22.00 wit, tim tiba di kordinat tersebut dan melakukan evakuasi seluruh korban.

“Selanjutnya dibawa ke RSUD dengan menggunakan Ambulance untuk mendapat pertolongan pertama,” jelasnya.

Penulis: Kate Mailoa

News Feed