oleh

Kasihan Chris Cacat Seumur Hidup, Walikota Tomohon dan Putrinya di Gugat

Tomohon, Fajarmanado.com – Kasihan kaki Chrisolid Wihyawari terpaksa harus diamputasi dan mengalami cacat seumur hidup.

Kejadian itu terjadi saat melakukan pemasangan baliho Paslon JGE-VB pada 5 September 2020 silam di Triple M Tomohon.

Akibat kejadian tersebut korban dan keluarganya akhirnya melayangkan gugatan ke pengadilan untuk mendapat keadilan.

Melalui Tim Kuasa Hukum Lucky Schrramm & Partner yang mendampingi Chrisolid Wihyawari, menggugat kerugian materil dan in materil senilai 7,7 miliar rupiah.

Mereka yang digugat, antara lain, Kasat Pol PP Kota Tomohon Syske Wongkar (tergugat I), Sekretaris Pol PP Kota Tomohon Edwin Kalengkongan (tergugat II), Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman (tergugat III), dengan Calon Wali Kota Tomohon JGE (turut tergugat I) dan Virgie Baker (turut tergugat II) sebagai pemilik baliho yang dipasang, padahal tidak sesuai tupoksi sebagai nakon di Pemkot Tomohon.

Hal ini diungkapkan tim kuasa hukum dalam konferensi pers di Rumah Kediaman dari Chriss yang terketak di Kelurahan Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan, Kamis (5/11/2020).

“Perkara gugatan nomor 324/Pdt.G/2020/PN.Tnn dan akan mulai disidangkan pada 16 November mendatang,” kata Schraman kepada sejumlah wartawan.

Dalam konferensi pers itu, dihadiri juga oleh Chriss sebagai korban, istri Chriss, orang tua angkat Chriss, serta ibu mertua dari korban.

Sementara, orang tua angkat Chriss, yakni Henry Rumajar memberikan pengakuan terkait peristiwa kecelakaan tersebut.

Menurut Henry pada malam itu dirinya didatangi Kasat Pol PP Tomohon dan mengajukan permintaan untuk merahasiakan pemasangan baliho JGE-VB yang yang berakibat kecelakaan.

“Ya, saat itu Kasat Pol PP sendiri yang mengakui jika pemasangan baliho itu atas perintah atasan. Momen ini terjadi sekitar Jam 02.00 wita (subuh) di RS Bethesda tanggal 6 September 2020,” beber Henry.

News Feed