oleh

Jelang Sholat Jumat, Brimob Maluku Sterilkan Sejumlah Masjid di Ambon

Ambon, Fajarmanado.com – Brimob Polda Maluku terus intens mencegah dan memutus mata rantai Covid 19. Rutin di masa pandemi, jelang Sholat Jum’at, unit KBR Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku kembali mensterilkan sejumlah masjid.

Seperti halnya pekan lalu, sebelum jam Sholat Jum’at, personil unit KBR Detasemen Gegana Brimob, dipimpin Pasi Ops Ipda A. Manullang kembali menyebar ke sejumlah masjid di Kota Ambon melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Ipda A. Manullang yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa ll mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di sejumlah masjid agar jamaah terhindar dari kemungkinan terpapar virus corona.

“Ini perintah Dansat Brimob Polda Maluku AKBP. M. Guntur, SIK, MH. Penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid 19, mengingat masih tingginya angka positif di Kota Ambon serta hari ini masyarakat melaksanakan Sholat Jum’at berjamah di Mesjid,” kata Ipda A. Manullang kepada wartawan di Ambon, pagi tadi.

Baca Juga :  Brimob Maluku Ziarah Rombongan dan Pensucian Dhuaja Tunggal

Saat penyemprotan disinfektan di sejumlah mesjid di Kota Ambon, tampak beberapa personil dari Subden Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku dikerahkan.

Selain di Masjid Raya Al Fatah yang berada di tengah-tengah Kota Ambon, penyemprotan juga dilaksanakan di beberapa masjid lainnya yang akan digunakan untuk melaksanakan sholat Jum’at secara berjamaah. Antara lain, kawasan Masjid Mukhlisin Waringin, Masjid At – Taubah Waihaong, Masjid Agung An – Nur Batu Merah, Masjid Musyafa Ongkoling, Masjid Jabaku Bais Tanjung, Masjid Ukhuwah Kapaha, Mesjid As – Syukur Aster dan Mesjid At – Taqwa Aspol Tantui. Total, ada sembilan masjid yang kita semprot cairan disinfektan pagi ini sekaligus memberikan himbauan agar masyarakat senantiasa tetap menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cegah Corona, Giliran Apotik di Kota Ambon Disemprot Disinfektan Brimob Maluku

Manullang berharap, dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat bahwa virus Covid 19 ini benar masih ada di Indonesia, termasuk di Provinsi Maluku, lebih khususnya di Kota Ambon,” ujarnya.

Penulis: Kate Mailoa

News Feed