oleh

Diduga Ada Main Mata, Runtuwene Desak KPU Tomohon Buka Dukungan RoSe

Tomohon, Fajarmanado.com –
Ketua Umum Presidium Masyarakat Kota Tomohon, Harry Runtuwene mensinyalir ada main mata sehingga pasangan calon perseorangan Pilkada Tomohon 2020 dinyatakan lolos verifikasi.

“Yang saya lihat, perlu adanya transparansi, keterbukaan berkas dukungan pasangan calon independen kepada publik,” katanya di depan Kantor Wali Kota Tomohon, Rabu (2/9/2020).

Seperti diketahui, Robert Pelealu, SH, MH dan Fransiscus Angelo Soekirno, SH, MH telah menyerahkan bukti dukungan persyaratan pasangan calon perseorangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon pada Sabtu, 22 Agustus 2020 lalu.

Syarat jumlah dukungan pasangan calon perseorangan untuk Pilkada Kota Tomohon, sesuai regulasi sebanyak minimal 7.097 orang.

“Mereka pun dinyatakan lolos lewat persebaran suara yang telah dihitung, jumlah dokumen yang diserahkan 7.962 dan hasilnya jumlah dokumen lengkap 7.933,” kata Ketua KPU Tomohon, Drs Harryanto Lasut MAP didampingi Komisioner KPU, ketika itu.

Baca Juga :  FKPPKT Terbentuk, WL Gagas Pemberian Penghargaan

Runtuwene menyangsikan keabsahan total dukungan tersebut. “Tidak mudah mengumpulkan KTP dukungan 3 ribu saja dalam waktu singkat,” kilahnya.

Ia pun menantang KPU untuk membuka daftar nama berupa KTP pendukung pasangan peperseorangan yang menggunakan jargon RoSe tersebut.

“Saya minta dibuka dan diumumkan ke publik. Alangkah baiknya ditempelkan di kantor-kantor kelurahan agar diketahui siap saja yang mendukung  agar masyarakat tahu. Jangan sampai ada yang sudah meninggal dinyatakan mendukung,” papar pria yang juga dikenal sebagai Tokoh Pejuang Pembentukan Kota Tomohon itu.

Baca Juga :  FKPPKT Terbentuk, WL Gagas Pemberian Penghargaan

Langkah ini, lanjut dia, perlu dilakukan agar KPU tidak dicurigai, ada permainan administrasi calon independen.

Ia mempertanyakan pula,  apakah KPU sudah melaksanakan tahapan proses penetapan calon perseorangan ini sesuai dengan amanah undang-undang Pilkada serentak seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Runtuwene mengatakan akan menyurat secara resmi kepada KPU Tomohon untuk mempertanyakan hal ini.

“Saya, Herry Runtuwene, dalam waktu dekat saya akan ke KPU Tomohon, dengan membawa surat resmi untuk mempertanyakan Calon Independen sah atau tidak,” ujarnya.

“Kalau sampai hal ini tidak dipublikasikan secara terbuka  atau transparan, maka saya akan lapor ke DKPP dan kepolisian,” tandasnya menambahkan.

Penulis: Jerry Michael

Editor : Herly Umbas

 

 

News Feed