oleh

Wow..! 91 Persen Warga Pulutan Terima Bansos Pemerintah, Gegara Ini

Remboken, Fajarmanado.com — Warga Desa Pulutan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pantas berbangga di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid 19.

Bantuan sosial (Bansos) pemerintah terdampak ekonomi Covid 19 ternyata menyasar dan diterima oleh 91 persen dari total 335 kepala keluarga di desa industri keramik ini.

“Pada hakekatnya, semua warga kami terdampak pandemi Covid 19. Makanya, yang tidak kebagian bansos pemerintah di desa kami tinggal 30 keluarga,” kata Hukum Tua (Kumtua) Desa Pulutan, Drs. Joppy Ngelo di Rembolen, Sabtu (27/6/2020).

Ada empat jenis bansos yang diterima 304 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Pulutan. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 143 KPM, Bantuan Sosial Tunai (BST)  Kemensos 42 KPM, Program Keluarga Harapan (PKH) 72 KPM dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 47 KPM.

“Jadi total penerima bansos pemerintah sampai saat ini berjumlah 304 keluarga. Untuk bantuan melalui kartu pra kerja belum,” ujarnya.

Kumtua Joppy, sapaan akrab Kepala Desa terpilih pada tahun 2016 ini, semula mengaku bingung mengkaver semua warga yang terdampak Covid 19 di desanya dengan bansos pemerintah, khususnya BLT Dana Desa.

“Untuk itu, sesuai kesepakatan bersama BPD dan tokoh masyarakat melalui Musdesus pada bulan April lalu, nama-nama yang terjaring layak menerima bantuan terdampak, masih harus menunggu daftar nama final penerima PKH, BPNT dan BST Kemensos,” katanya.

“Ternyata, benar. Ada nama yang sudah kami masukkan sebagai penerima BST Dana Desa, muncul dalam daftar penerima BPNT, sehingga diberikan pilihan,” sambungnya.

Soal mekanisme pendataan nama penerima BLT Dana Desa, ditugaskan kepada para kepala dan pembantu kepala jaga untuk menyisir warganya masing-masing.

“Saya tidak mau sampai ada yang tercecer. Saya. Mengultimatum, kalau sampai ada yang tercecer, tidak ada cara lain selain ditanggung dengan Siltap perangkat setempat,” ungkap pria familiar ini.

Setelah dibahas dan diputuskan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) ternyata masih ada 10 keluarga yang tercecer.

“Untung saja, ada 10 keluarga di antara calon penerima BLT yang pada akhirnya muncul sebagai penerima BPNT. Ketika diberikan pilihan, mereka mundur sebagai penerima BLT,” tuturnya.

Penyaluran BLT Dana Desa Pulutan sendiri sudah berlangsung dua kali. Terakhir, pada Jumat, 19 Juni 2020.

Proses penyerahan berlangsung lancar dengan menggunakan protokol tetap kesehatan, cuci tangan, pakai masker dan mengatur jarak.

Terpantau hadir, Kadis PMD Minahasa, Drs. Jefry Tangkulung, Camat Remboken Drs. Joris Tumilantow dan unsur Muspicam Remboken.

Kumtua Joppy mengatakan, BLT Dana Desa dan BST Kemensos sangat membantu pergerakkan ekonomi masyarakat.

Meski di tengah pandemi, warga Desa Pulutan tetap memproduksi aneka jenis gerabah dan memasarkan langsung ke luar kecamatan maupun di daerah-daerah tetangga Kabupaten Minahasa.

“Hampir setiap hari ada saja masyarakat yang datang meminta surat kewaspadaan Covid seperti ini,” katanya ketika ditemui Fajarmanado.com di rumahnya sekira pukul 13.00 Wita, siang tadi.

Penulis: Maxi Heru

News Feed