Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

VAP Bagi-Bagi Uang, Warga: Biar Masker Jo

VAP Bagi-Bagi Uang, Warga: Biar Masker Jo
Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan, STh memberikan masker dan uang tunai Rp100 ribu di Kawangkoan, Minggu (31/5/2020) sore.
Kawangkoan, Fajarmanado.com — Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan, STh selalu tampil fenomenal. Apalagi di tengah pandemi coronavirus disease atau Covid 19 saat ini.

VAP, sapaan familiar srikandi Partai NasDem ini tak henti berbagi kasih. Bukan bahan makanan pokok (Bapok). Tapi, uang dan masker.

Pemandangan ini kembali tersaji di kompleks Pertokoan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Minggu (31/5/2020) sekira pukul 17.10 Wita.

“Saya tahu masyarakat sekarang lagi susah. Semoga bantuan kecil saya ini dapat bermanfaat dan meringankan beban ekonomi masyarakat,” komentarnya sebelum naik mobil dan bertolak ke Kecamatan Sonder.

Kehadiran VAP bersama rombongan kecilnya sore tadi, nyaris tak dikenal warga yang berada di emperan pertokoan Kota Kacang dan Biapong.

Ketika turun dari mobil Fortuner hitam dan berjalan masuk salahsatu rumah kopi dan mie, tak banyak yang tahu jika wanita yang mengenakan baju terusan lengan panjang warna hitam bercorak putih, topi abu-abu tua corak hitam serta mulut dan hidungnya tertutup masker hitam adalah VAP.

Hanya ditemani seorang wanita, dia melangkah masuk menuju dan duduk di kursi meja depan kasir,  yang kebetulan kosong.

Sesaat kemudian, membuka topi dan sedikit melorotkan maskernya ke bawah hidung, sambil melempar senyum khasnya kepada pengunjung di sekitar mejanya. “Itu ibu VonnIe, VAP. bupati Minut dang,” celetuk Verke Poluakan, Penatua GMIM Solafide Uner.

Baca Juga :  GTPP Covid 19 Merilis Data Terbaru Kasus Corona Kota Tomohon

Hanya sekira 15 menit VAP menyeruput setengah kopi susu dan sepenggal biapong sambil berbicara dengan dua wanita, yang satu lainnya datang kemudia, VAP beranjak, sesaat seorang wanita lainnya datang membawa tas kresek, yang belakangan diketahui berisikan masker.

Tanpa banyak bicara, VAP bersama wanita tadi mulai membagikan paket masker bersama uang pecahan Rp100 ribu kepada setiap orang yang duduk di dalam ruangan rumah kopi dan mie itu.

Beberapa orang sontak bergegas hendak mendekat. “Mohon semua duduk di tempat. Jaga jarak, nanti akan kami datangi langsung,” ujar seorang wanita dengan suara agak keras terdengar.

VAP pun terus melanjutkan pembagian uang dan masker dengan mendatangi setiap orang di dalam ruangan tersebut, didampingi Sekretaris KBPPP Minahasa, Rifwan Hasanuddin, SE.

“Kasih sama isteri. Beli makanan, ya,” ujar VAP saat menyerahkan uang dan masker kepada Hentje Lumangkun, pria 58 tahun warga Kelurahan Uner Satu, Kecamatan Kawangkoan.

Di pintu masuk rumah kopi dan mie Sarina, terpantau telah dijelali puluhan pria. Layaknya pagar manusia, tak ada ruang untuk ke luar dan masuk.

Baca Juga :  Bansos Corona CEP dan SAS Tiba di Kecamatan Tomohon Barat

“Mohon berbaris saja di depan. Maaf, bukan apa-apa, demi kita bersama,” ujar wanita tadi, yang kemudian ikut membagikan uang dan masker kepada masyarakat.

Meski demikian, saat VAP berbagi kasih, tak sedikit masyarakat yang baru tiba berharap dapat bantuan. “Biar cuma masker VAP,  bukan doi yang kita minta. Kami butuh Ibu VAP pe masker,” celetuk bapak lansia warga Kelurahan Sendangan, sontak diiakan beberapa ibu di sampingnya

VAP berharap pandemi Virus Corona cepat berakhir. “Untuk itu saya mohon agar masyarakat Sulawesi Utara mematuhi anjuran pemerintah. Terapkan social distansing dan physical distansing,” tutur VAP, yang juga Ketua KBPPP Sulut ini.

“Tinggal di rumah saja kalau tidak ada yang perlu mendesak, jaga jarak, pakai masker dan rajin cuci tangan dengan sabun pada air mengalir, dan tentunya saya mengajak agar kita semua terus berdoa agar pandemi Covid 19 ini segera berlalu di negeri kita, NKRI,” pinta VAP, yang terus didorong maju sebagai Calon Gubernur Sulut ini.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Comments are closed.