oleh

Wah! Lokasi Lapak Liar Jadi Tempat Parkir dan Berjualan Mobil Pedagang

Kawangkoan, Fajarmanado.com — Penertiban dan penataan pedagang di kompleks Pasar Esa Waya Kawangkoan, Minahasa masih juga berlanjut, Kamis (14/3/2020), hari ini.

Meski personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tinggal sekitar 8 orang yang diterjunkan mendampingi Dinas Perdagangan Minahasa, namun upaya petertiban semakin menampakkan hasil.

Pantauan Fajarmanado.com, tak ada lagi pedagang menggelar jualannya di dua sisi jalan lingkar timur sebelah Utara pasar. Terpantau memang masih ada tiga pedagang yang masih bertahan, tetapi mereka menggunakan pekarangan rumah penduduk.

Begitu pun di sepanjang ruas jalan depan gerbang utama Pasar Esa Waya, yang satu ruas jalan itu, tak ada lagi tenda dan lapak yang terlihat. Mereka yang bertahan pindah lokasi dengan memanfaatkan pekarangan rumah penduduk, kios dan teras toko hak milik warga.

Yang terlihat, di kawasan manfaat jalan yang telah ditinggalkan para pedagang, tinggal mobil-mobil dan sepeda motor yang terparkir. Bahkan, tak sedikit sepeda motor yang diparkir melintang di badan jalan.

Di antara mobil-mobil latbak terbuka yang terparkir tersebut ternyata tak sedikit yang memuat aneka barang dagangan, yang ditawarkan kepada pengunjung pasar.

“Ini kan aneh. Kami diusir dari tempat itu tapi diganti oleh pedagang yang menggunakan mobil. Lihat saja sendiri. Anehnya, mereka tidak diusir dari tempat itu,” ujar seorang ibu dengan nada ketus.

Kepala Pasar (Kapas) Esa Waya Kawangkoan, Meddy Moniung mengatakan, penertiban memang dilakukan bertahap mulai dari pembinaan pada Kamis, pekan lalu.

“Kami masih akan terus melakukan penataan. Senin (pekan) depan tidak ada lagi mobil yang berjualan di sana. Semua pedagang harus masuk dalam (kawasan) pasar,” ujarnya ketika dikonfirmasi Fajarmanado.com, petang tadi.

Ia menambahkan, sesuai hasil rapat bersama Kasatpol PP Meidy Rengkuan, SH, MAP penertiban pasar yang beroperasi setiap hari Senin, Kamis dan Sabtu ini masih akan berlanjut pekan depan.

“Sesuai rapat, hari Senin nanti tidak ada lagi mobil yang boleh berjualan di pinggir jalan,” ujarnya lagi.

Mobil barang, katanya, hanya bisa masuk ke kawasan pasar menurunkan barang sampai jam 8 pagi. Lewat jam itu, tidak ada lagi mobil yang diperbolehkan masuk.

“Kami akan berkoordinasi dengan masyarakat pemilih halaman yang cukup untuk dijadikan tempat parkir mobil dan motor agar jalan pasar ini benar-benar bebas dari pedagang dan kendaraan,” paparnya.

Penulis: Herly Umbas

 

Penulis: Herly Umbas

News Feed