oleh

Sekolah Catur Prisma,  Bawa Angin Segar Bagi Pecatur Sulut

Manado, Fajarmanado.com — Ratusan pecatur mengikuti Liga catur Indonesia Timur  yang berlangsung di Aula Universitas Prisma Manado yang bertempat di lantai 7, Liga yang diikuti pecatur dari berbagai daerah ini, dimulai sejak tanggal 17-20 Februari 2020.

Acara dibuka oleh ketua PERCASI Sulut Johny Petsie Ratu, SE yang diikuti sebanyak 162 peserta dari semua kalangan dan umur mulai usia anak-anak hingga dewasa. Acara dikemas bersamaan dengan pembukaan Sekolah Catur Prisma.

Johny mengatakan, Sulawesi Utara (Sulut) memiliki potensi pecatur yang baik, terlihat dengan banyaknya animo warga yang ada di Sulut memainkan olah raga catur diberbagai tempat di keramaian yang ada di Sulut.

“Sulut memiliki potensi pecatur yang baik. Hal ini harus dipertahankan dan dijaga. Karena potensi seperti ini perlu terus dilakukan, Karena itu penggalakan terhadap olah raga catur perlu terus dilakukan. Potensi pecatur muda juga perlu diasah terus tentu akan menghasilkan atlet-atlet catur yang membanggakan Sulut kedepan,” tutur Ratu.

Johnny Petsie Ratu sebagai Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Sulut, mengatakan, liga ini digelar untuk mengasah kemampuan teori dan para pecatur muda maka perlu adanya wadah yang bisa merangsang para pecatur muda bisa berprestasi di tingkat Nasional maupun Internasional.”Dengan adanya sekolah Catur Prisma, diharapkan bisa menelorkan atlet muda yang tentunya bisa mengharumkan Sulut dimata Nasional maupun Internasional.”tuturnya.

“Liga ini sekaligus untuk mencari bibit-bibit catur yang ada di Sulut dan catur yang ada di Kabupaten Sulut ini, karena selama ini catur masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang masih dianggap sesuatu olahraga yang kurang begitu baik dan populer, walaupun banyak peminatnya” ungkap dia.

Menurtnya di Sulut  ini faktanya pecinta catur itu sangat banyak sekali bahkan di setiap pelosok pelosok atau di tempat manapun itu banyak sekali orang yang senang catur.

Ketua Panitia Liga Catur Indonetsia Timur Stanly Ingkiriwang MN menambahkan, dengan adanya Liga ini, tentunya menjadi angin segar terhadap dunia pecaturan yang ada di Sulut, apalagi adanya dengan dibukanya sekolah catur, tentunya bisa memberikan nilai tambah bagi catur kedepannya. “Saya pribadi sangat bangga dengan adanya even Liga Indonesia Timur yang diprakarsai oleh Sekolah Prisma, dengan adanya even ini, tentunya sangat menggairahkan para pecatur lokal, dan sangat support dengan adanya sekolah catur Prisma,” aku Ingkiriwang.

Baik Ratu maupun Ingkiriwang mengatakan, penghobi dan atlet catur di Sulut cukup banyak. Untuk membangkitkan antusiasme atlet dalam meraih prestasi, butuh dukungan semua pihak baik dari orang tua, organisasi serta pemerintah.

Khusus Percasi Sulut diakui belum mampu menghasilkan atlet nasional maupun internasional, untuk itu perlu adanya even yang berkesinambungan dalam pembentukan karakterisme bagi para pecatur lokal untuk bisa berlaga di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis: Aji P

 

News Feed