Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Lagi, Tebing Goa Jepang Longsor, Ini Reaksi Camat Fabian Mendur dan Kapolsek Anthon - Fajar Manado

Lagi, Tebing Goa Jepang Longsor, Ini Reaksi Camat Fabian Mendur dan Kapolsek Anthon

Lagi, Tebing Goa Jepang Longsor, Ini Reaksi Camat Fabian Mendur dan Kapolsek Anthon

Kawangkoan, Fajarmanado.com — Gara-gara tak terawat, tebing tanah kawasan Goa Goa Jepang di Kelurahan Talikuran, Kecamatan Kawangkoan Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara kembali longsor, Minggu (12/12019) sore tadi.

Longsor yang terjadi sekitar Pukul 15.45 Wita, masih tergolong kecil dibanding dengan peristiwa yang sama di kawasan itu pada 10 Februari 2017.

Kali ini, hanya sebagian kecil tanah yang longsor bersama permohonan liar yang tumbuh di tebing terjal dengan tinggi sekitar 40 meter itu.

Namun, sebagian bongkahan tanah teras padat bersama pepohonan yang jatuh cukup menutupi separoh badan jalan nasional yang yang menghubungkan Manado-Tomoho-Kawangkoan ke Minahasa Tenggara dan Boltim atau ke Amurang, Minahasa Selatan tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas tersendat.

Camat Kawangkoan Utara, Ir Fabian DK Mendur, MSi dan Kapolsek Kawangkoan Iptu Anthon Tumbelaka bersama Lurah Talikuran Denny Mapasa, SE nyaris sama-sama tiba di lokasi.

Baca Juga :  Astaga..! Masih Jam KBM, SMPN 3 Tompaso Tak Ada Guru dan Siswa

Pembersihan pun sontak dilakukan. Dibantu sejumlah warga, kayu-kayu yang jatuh membentangi separoh jalan dipotong dan disingkirkan. Berikut, bongkahan tanah teras diangkat.

Sementara itu, Kapolsek Anthon dan sejumlah personilnya, melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan cara buka tutup. Tak berselang beberapa saat, arus lalu lintas sudah kembali normal.

Pantauan Fajarmanado.com, arus lalu lintas praktis normal sekitar Pukul 16.55 Wita, meski saat melintas di lokasi longsoran kendaraan bermotor berjalan agak perlahan dalam pantauan camat Fabian, Kapolsek Anthon dan Lurah Denny bersama beberapa staf masing-masing.

Seperti diberitakan Fajarmanado.com, kompleks goa goa Jepang Kiawa, yang berada di wilayah Kelurahan Talikuran tersebut nyaris jadi langganan longsor dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Soal Danau Tondano, Senator Stefa Sebut Eceng Gondok Bisa Jadi Berkat

Longsor terbesar terjadi pada 10 Februari 2017. Ratusan kubik tanah longsoran mampu menutup badan jalan. Bahkan, nyaris merusak rumah makan Ranowangko Indah yang berada di seberang goa Jepang.

Kian memiriskan lagi, longsor yang menutupi mulut dua goa terbesar di kawasan itu, tak dibersihkan sampai saat ini. Tak heran, ke dua goa tersebut tak lagi terlihat, karena tanah yang menutupi mulut goa sudah ditumbuhi rumput liar.

Begitu pun longsor yang menjebol tanggul sungai Ranowangko, di seberang goa Jepang tersebut pada 2012 silam. Sampai saat ini tidak pernah diperbaiki.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan