oleh

Doger Anjing Beraksi di Tomohon, 2 Tersangka Dilumpuhkan Warga

Tomohon, Fajarmanado.com — Aksi pencurian Anjing masih saja terus terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kawanan pencuri yang akrab disebut Doger ini, dikenal nekat karena siap menyerang warga.

Tak heran, kawanan Doger yang dikenal melengkapi diri dengan berbagai senjata tajam ketika beroperasi ini, sangat ditakuti masyarakat. Tapi beda dengan Rian Pioh, warga Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Senin (26/11/2018), malam.

Mengetahui anjing piaraannya menjadi salahsatu korban Doger, pria 25 tahun ini tak gentar. Ia pun berhasil melumpuhkan salahsatu dari empat tersangka Doger, kemudian bersama warga setempat menangkan satu tersangka lagi.

Berdasarkan hasil interogasi awal polisi, ke empat tersangka Doger itu, masing-masing berinisial RT (20), FS (18), KL (17) dan GR (17). Dua di antara mereka sedang dalam pengejaran polisi.

Rian mengisahkan, malam itu dirinya sedang menonton video, tapi tiba tiba melihat anjingnya masuk rumah dalam keadaan sempoyongan. Ketika diamati, Rian melihat terdapat luka di bagian kepala anjing kesayangannya itu.

Setelah mengikat anjingnya, Rian mengendap mengamati keberadaan di sekitar rumahnya. Ia pun melihat ada empat orang pria tampak mencari sesuatu menggunakan senter.

Melihat gerak gerik ke empat pria itu, Rian mengambil sebilah parang di dalam rumahnya.

Setelah.mengamati kembali, seketika itu juga Rian melemparkan parangnya kepada salahsatu dari para tersangka, yang mengenai bagian kepala. Pria itu pun jatuh tersungkur.

Menyadari aksi mereka telah ketahuan, tiga tersangka lain sontan melarikan diri. Rian berusaha mengejar. Tiba-tiba, ia melihat seseorang yang bergerak ke dalam salahsatu rumah makan. Kemudian, pria itu berhasil ditangkapnya bersama karyawan rumah makan tersebut.

Mendengar kabar itu, Tim URC Totosik yang dipimpin Bripka Yanny Watung bersama Unit Rayon Sabhara Polres Tomohon, mendatangi mendatangi TKP.

“Pelaku yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Bethesda Tomohon untuk perawatan medis,” ujarnya.

Sementara Rian dan salahsatu tersangka dibawa ke Mapolres, kemudian dimintai keterangan.

“Nanti (pelaku) yang sedang dirawat  juga akan dibawa ke Mapolres, sementara dua lagi dalam pengejaran,” jelas Bripka Yanny.

Penulis: Prokla Mambo

Editor   : Herly Umbas

News Feed