Pengucapan Macetkan Kota Manado, Gubernur Resmikan GMIM Pinaesaan

Pengucapan Macetkan Kota Manado, Gubernur Resmikan GMIM Pinaesaan

Manado, Fajarmanado.com — Kendati hari libur, namun ruas-ruas di Kota Manado macet sejak siang hingga malam pada Minggu (9/9/2018), hari ini.

Puluhan ribu warga dari luar ibu kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ramai-ramai berkunjung. Mereka mendatangi rumah-rumah para keluarga, kerabat dan sahabat warga Kota Manado untuk beramai-ramai merayakan hari Pengucapan Syukur dengan aneka sajian menu.

Pantauan Fajarmanado.com, kemacetan terlihat pada ruas-ruas jalan pintu masuk keluar Kota Manado. Bahkan, mobil-mobil terpaksa harus berdempetan membentuk dua jalur.

Sementara itu, di hari thanks giviing Kota Manado, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey melaksanakan safari rohani dengan mengunjungi sejumlah rumah ibadah.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly beribadah sekaligus meresmikan rumah ibadah GMIM Pinaesaan Griya Paniki Indah, Mapanget.

Gubernur Olly tak lupa menyampaikan selamat kepada jemaat yang telah bahu membahu, bekerja sama dalam membangun Gereja GMIM Pinaesaan ini.

“Selamat kepada jemaat karena sudah memiliki tempat ibadah yang bagus,” katanya sambil berharap agar keindahan Gereja ini akan menjadikan jemaat di Grya Paniki Indah selalu hidup rukun dan damai.

Gubernur Olly mengatakan, dengan kehidupan yang aman dan damai, akan membawa dampak positif bagi kemajuan Sulawesi Utara khususnya dalam bidang pariwisata dan juga ekonomi yang secara langsung akan dirasakan oleh masyarakat Nyiur Melambai.

“Karena dengan harmonis dan damai maka wisatawan akan semakin banyak datang di Sulut dan tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Sulut yang lebih hebat,” lanjut orang nomor satu di Sulut ini.

Sehubungan denga hari pengucapan syukur, Olly berpesan agar seluruh masyarakat Kota Manado selalu beryukur dalam segalah hal, tak hanya pada moment pengucapan syukur seperti ini.

Ia juga mengajak kepada segenap lapisan masyarakat agar menghindari segala macam situasi yang dapat menimbulkan perpecahan, agar pengahargaan Provinsi Sulawesi Utara sebagai Provinsi paling aman tetap terpelihara.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIM Pdt Hein Arina kembali mengingatkan akan eksistensi dari Gereja GMIM.

Ia mengungkapkan, GMIM adalah gereja yang sehat dan selalu mengandalkan Tuhan sebagai kepala gereja. Meski Arina menyadari banyak permasalahan yang timbul namu semuanya itu diselesaikan dengan jalan kasih.

Peresmian gereja tersebut ditandai dengan pembukaa .Selubung papan nama dengan penekanan tombol sirene oleh Gubernur Olly, Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina dan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw.

Penulis: Herly Umbas