Bitung, Fajarmanado.com – Naas menimpa Kapal Motor (KM) Tulileo. Kapal bermuatan sekitar 650 ton kelapa sawit ini dikabarkan tenggelam dalam radius 4 mil sebelum Selat Lembeh, Laut Bitung, Rabu (28/03/2018), sekitar pukul 20.30 Wita.
Musibah kecelakaan kapal yang dinahkodai oleh Ambo Tang (60 tahun) ini menyebabkan dua orang hilang yang masih dalam pencarian Tim SAR Polairud, sedangkan lima lainnya berhasil diselamatkan.
Kabar yang diperoleh menyebutkan, KM Tulileo berlayar dari Pelabuhan Buol, Sulawesi Tengah dengan tujuan Pelabuhan Bitung. Namun sekitar 4 mil dari dermaga pelabuhan Bitung, akibat cuaca buruk kapal naas itu tenggelam.
Warga sekitar mengetahui musibah kecelakaan laut ini segera melaporkannya ke Satuan Polair Polres Bitung. “Air laut masuk ke kapal, masalah kapal tenggelam,” ujar Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting melalui Kasat Polair, AKP Emil Mangare, Kamis (29/3/2018), siang tadi.
Nahkoda dan Kapten Kapal Motor (KKM), M. Yusuf bersama tiga ABK (Anak Buah Kapal), yaitu Mujahiddin, Abdul Azis dan Rafly Asarekat berhasil diselamatkan oleh Tim Satuan Polair.
Kelimanya lalu dievakuasi ke RSAL dr. Wahyu Slamet Bitung untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara dua ABK lainnya, Farah dan Iwan Saputra, hingga berita ini dipublish, masih dalam pencarian.
“Pencarian masih intens dilakukan bersama oleh Satuan Polair bersama Tim SAR di sekitar lokasi kecelakaan,” tandas Kasat Polair AKP Emil Mangare.
Editor : Herly Umbas

