oleh

KPU Minahasa Sosialisasi Syarat Pencalonan Pilkada

Tondano, Fajarmanado.com –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa terus berkomitmen menggelar tahapan Pilakada 2018. Kali ini diwujudkan dengan menggelar sosialisasi syarat calon dan syarat pencalonan kepada perwakilan partai politik (Parpol) peraih kursi di DPRD kabupaten Minahasa hasil Pemilu 2014.

Sosialisasi tersebut digelar Kamis (4/1/2018) tadi di Aula Kantor KPU Minahasa,diikuti semua perwakilan Parpol pemilik kursi di DPRD Minahasa.

Ketua KPU Minahasa, Meidy Yafeth Tinangon dalam pemaparan materi menjelaskan kategori persyaratan administratif syarat pencalonan dan syarat calon bagi bakal pasangan Bupati dan Wabup Minahasa.

“Syarat pencalonan adalah syarat yang harus dipenuhi oleh parpol untuk bisa mencalonkan bapaslon. Diantaranya untuk bisa mencalonkan bapaslon maka parpol atau gabungan parpol harus memiliki minimal 20 persen atau 7 kursi DPRD atau 25 persen suara sah Pemilu DPRD minahasa,” ujar Tinangon.

Selain itu harus ada Keputusan parpol tingkat pusat tentang persetujuan pasangan calon yang akan dicalonkan.

“Terkait syarat ini, kita akan mengakui SK yang ditandatangani oleh DPP parpol yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, ” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa yang akan mencalonkan bapaslon adalah pimpinan parpol tingkat kabupaten yaitu ketua dan sekretaris.

“Ketua dan sekretaris parpol bersama bapaslon wajib hadir disaat pendaftaran. Jika tidak maka parpol tidak bisa mendaftarkan bapaslonnya. Kecuali ada keterangan dari instansi berwenang tentang ketidakhadiran mereka,” ungkap Tinangon yang merangkap Ketua Divisi Teknis.

Dijelaskan juga bahwa jika Parpol Kabupaten tidak melakukan proses pendaftaran maka DPP parpol bisa mengambil alih proses pendaftaran dengan menyertakan SK pengambilalihan wewenang.

Penulis : Fiser Wakulu

News Feed