Pelajari Pelaksanaan E-Goverment, DPRD Semarang Berguru di Tomohon
DPRD Kabupaten Semarang melakukan studi banding di Tomohon, pelajari E-Goverment

Pelajari Pelaksanaan E-Goverment, DPRD Semarang Berguru di Tomohon

Tomohon, Fajarmanado.com – Komisi A DPRD Kabupaten Semarang dipimpin Suradi SH MH, selaku Wakil Ketua DPRD Semarang bersama 9 anggota lainnya, melakukan kunjungan kerja di Kantor DPRD Tomohon, Kamis (27/07).

Wakil Ketua DPRD Semarang Suradi SH. MH, menjelaskan, tujuan dari kunjungan kerja Komisi A DPRD Kabupaten Semarang ke Kota Tomohon, yaitu ingi mempelajari bagaimana pelaksanaan e-goverment di Kota Tomohon. Intinya, untuk mengetahui hal-hal dan seluk beluk mengenai perizinan yang ada di Kota Tomohon dan juga mengenai tugas dan kerja di Inspektorat Kota Tomohon.

Rombongan diterima Sekretaris Komisi A DPRD Tomohon Djemmy J Sundah SE, didampingi James Kojongian ST dan eksekutif terdiri dari Sekretaris DPRD Franaiskus Ferdinand Lantang SSTP, Kepala Inspektorat Ir Djoike Karouw MSi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ir Nova Rompas, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan Max Mentu SIP, Staf Ahli Dra Lilly Solang, Kabag Hukum Denny Mangundap SH, Kabag Umum Syske Wongkar SPd dan staf instansi terkait lainnya.

Dalam penjelasannya, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ir Nova Rompas mengatakan, dalam pengurusan izin, masyarakat diberi kemudahan-kemudahan dan sementara dalam pembenahan data penanaman modal. ”Kami juga bekerja sama dengan KPK tentang aplikasi perizinan,” jelas Rompas.

Sementara untuk perizinan yang dilimpahkan ke instansinya ada 30 jenis, dan 5 non perizinan, dan belum ada yang dilimpahkan ke kecamatan. Kaitannya dengan E-Government, Kepala Inspektorat Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi menjelaskan, Kota Tomohon sementara menjalankannya, dimulai dari E-Musrenbang dengan merekam Musrenbang dari tingkat kelurahan, juga pengumuman pengadaan barang dan jasa lewat elektronik. ”Awal Agustus nanti kami akan melaunching Pusat Pelayanan Publik,” jelas Karouw.

Sementara Kepala Badan Pwmberdayaan Masyarakat dan Kelurahan Max Mentu SIP menjelaskan program yang dilaksanakan di kelurahan di antaranya dana stimulan yang diperuntukkan bagi pembangunan fisik senilai Rp1 juta setiap tahun. Usai dialog, pertemuan diakhiri dengan pertukaran cendera mata

Penulis: Prokla Mambo

Editor: Jeffry Th. Pay