oleh

Pedagang di Pasar Tondano Keluhkan Fasilitas Yang Tidak Layak

Tondano, Fajarmanado.com – Kalangan pedagang Pasar Tondano mengeluhkan kondisi bangunan induk pasar terbesar di Kabupaten Minahasa ini. Pasalnya, ketika turun hujan, apalagi disertai angin, air tetap masuk ke dalam bangunan.

Karena itu, meski sudah berada dalam bangunan, para pedagang tetap menggunakan terpal untuk melindungi barang dagangan mereka supaya tidak basah.

“Masalahnya adalah fentilasi udara di bagian atas yang dibuat terlalu besar. Tapi sampai saat ini, pemerintah tidak pernah memperhatikanya meskipun kami sudah berulang kali mengeluhkan situasi ini,” ujar Nando, salah satu pedagang di Pasar Tondano.

Persoalan ini sudah disampaikan dan disurvei pejabat Dinas Pasar akhir tahun lalu  namun tak kunjung ada tindak lanjut sampai instansi teknis ini dilebur menjadi Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini.

“Kalau bukan ke pemerintah, lantas ke siapa lagi kami mengeluh. Toh kalau pasar nyaman, yang merasakanya bukan cuma kami pedagang, tapi masyarakat yang datang berbelanja juga nyaman,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas (Kadis) Perindag Kabupaten Minahasa Maudy Lontaan SSos yang dulunya menjabat Kadis Pasar mengatakan jika masalah tersebut memang sudah diketahui pihaknya.

Tapi untuk saat ini belum bisa berbuat banyak karena Dinas Pasar sudah tidak ada. “Ketika saya pindah ke Dinas Perdagangan, anggaranya sudah tertata. Dan tidak ada anggaran untuk renovasi pasar. Waktu saya masih di Dinas Pasar, saya sudah merencanakan untuk penganggaran renovasi ventilasi di Pasar Tondano,” singkat Lontaan.

Penulis: Fiser Wakulu

Editor   : Herly Umbas

News Feed