oleh

Banyak Warga Minsel Belum Mengantongi e-KTP

Amurang, Fajarmanado.com – Masyarakat Minahasa Selatan (Minsel) ternyata masih banyak yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya stok blangko kosong di dinas kependudukan dan pencatatan sipil Minsel.

Kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil Minsel, Drs Corneles Mononimbar, MM ketika dikonfirmasi mengakui jika kesadaran masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan di Minsel masih tergolong minim, padahal e-KTP ini menurutnya harus dimiliki oleh setiap warga yang sudah memenuhi syarat untuk memilik KTP. Tidak hanya sekedar identitas diri, melainkan untuk keperluan berbagai urusan.

“Contohnya, warga yang akan bepergian menggunakan jasa pesawat terbang harus membawa KTP, selain itu, untuk melamar pekerjaan atau pengurusun administrasi lain, semuanya harus menggunakan KTP, untuk itu peran KTP ini sangat penting bagi warga. Maka dari itu, saya menghimbau kepada warga Minsel yang belum merekam data untuk segera datang ke dinas kependudukan untuk dilayani,”ujar Mononimbar.

Ia menambahkan, untuk mengurus e-KTP warga harus membawa surat keterangan dari pemerintah desa atau kelurahan setempat, untuk keabsahan domisili warga, sebab pemerintah desa dan kelurahan yang paling mengetahui penduduk yang bermukim diwilayahnya.

“Bahwa, petugas di dinas kependudukan Minsel hanya menerima apabila warga membawa surat keterangan/pengantar dari pemerintah setempat atau rekomendasi dengan memiliki Kartu Keluarga (KK). Jika tidak memiliki KK, jelas tak dapat dilayani,”sebutnya.

Mononimbar juga mengingatkan,pengurusan e-KTP, KK, akte kelahiran, akte kematian tidak dipungut biaya alias gratis. Termasuk pula, pengurusan rekomendasi atau surat keterangan ditingkat desa dan kelurahan hingga kecamatan.

“Jangan mengurus e-KTP melalui calo, sebab hingga saat ini calo di Minsel masih ada. Saya meminta  warga yang akan mengurus administrasi kependudukan harus datang sendiri dan mengurus sendiri, agar tidak ada masalah dikemudian hari,”pintahnya berharap.

Penulis: Andries Pattyranie

Editor : Joel Polutu

News Feed