oleh

Ditutup Yasti, Olly Minta Bantu Pabrik Semen PT CONCH

Manado, Fajarmanado.com – Penutupan pabrik semen PT CONCH di Desa Solog, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) oleh Bupati Yasti Soepredjo Mokoagouw memunculkan pro kontra.

Sikap Bupati yang dikenal sebagai politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang  mendapat dukungan dari masyarakat setempat namun berbuntut ke ranah hukum akibatdugaan pengrusakkan yang dilakukan sejumlah  oknum Satpol PP ini, berbeda dengan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey.

Langkah tegas Bupati Yasti karena menilai PT CONCH tidak mengantongi izin sesuai ketentuan, mendapat tanggapan berbeda dari Olly, sapaan akrab Gubernur Sulut yang dikenal Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan ini.

Menurut Gubernur, soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pabrik semen PT CONCH, ternyata sudah ada yang diterbitkan Bupati sebelum Bupati Yasti.

“Tidak ada masalah, sementara melakukan proses perizinan. Dulu sudah ada IMB dari Bupati yang lama, jadi tidak ada yang salah itu,” kata Olly.

Namun diakui Gubernur untuk WIUP ijin produksi tidak ada dan masih akan kirim surat ke Menteri ESDM. “Cuma memang WIUP, ijin produksi itu belum ada. Saya lagi mengirim surat ke menteri ESDM untuk melihat kandungan semen, apakah cukup untuk menyejahterakan rakyat Sulawesi Utara. Kalau tidak cukup, ya tidak keluar izinnya,” kata Olly Dondokambey kepada wartawan di Manado, Senin (12/06/2017).

Di satu sisi, lanjut Gubernur Olly, keberadaan pabrik semen PT CONCH merupakan bagian dari peningkatan investasi mendapat dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Namun, PT CONCH diwajibkan mendapatkan izin sebelum melakukan aktivitas produksi.

Olly mengatakan, tidak ada niat pemerintah menghentikan pembangunan apalagi menutup PT CONCH selama pihak investor mematuhi dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Ditegaskan Gubernur penutupan aktivitas pabrik semen tersebut hanya boleh dilakukan atas keputusan Gubernur.

“Siapa bilang Bupati tutup, yang menutup itu harus Gubernur bukan Bupati. Jika mereka belum mengantongi izin, ya kita bantu, bukan langsung ditutup,” ujar Gubernur Olly.

Sebelumnya, ketika menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi 3 DPRD Sulut beberapa waktu lalu, manajemen PT CONCH berjanji akan segera menyelesaikan beberapa perizinan yang belum dikeluarkan pemerintah, salah-satunya Izin Usaha Produksi (IUP).

Rapat ketika itu menghadirkan pemerintah provinsi Sulawesi Utara dari dinas perizinan serta pejabat terkait lainnya, PT CONCH yabg berjanji segera menyelesaikan kewajiban mereka.

“Intinya, pemerintah sangat terbuka dengan investasi namun harus mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Sekretaris Komisi 3 DPRD Sulut Amir Liputo.

Penulis: Tonny M

Editor   : Herly Umbas

News Feed