oleh

Agen Nakal Diduga Jadi Penyebab Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Airmadidi,Fajarmanado.com — Pemkab Minut dibuat geram oleh tingkah dan sikap dari pihak Pertamina yang dianggap kurang melakukan koordinasi, sehingga terjadi kelangkaan Elpiji 3 Kilogram (Kg) di Minut.

Hal ini diungkapkan Kabag Perekonomian Pemkab Minut Ir Tati Thayeb, Rabu (19/4/2017) lalu. Dijelaskan Thayeb, koordinasi yang dilakukan pihak Pertamina sangat kurang. Pertamina hanya melakukan koordinasi dengan para agen.

“Akibatnya seperti ini, ketika kelangkaan terjadi, kami sebagai pemerintah yang diserang masyarakat. Akibat tidak adanya koordinasi, kami dari pihak pemerintah kurang mengetahui kekurangan yang terjadi,” tutur Thayeb.

Tak mau larut dengan masalah saling menyalahkan satu dengan yang lain, maka Pemkab Minut akan mulai mengambil langkah tegas dengan melakukan penertiban dan mengawasi peredaran Elpiji 3 Kg dari para agen.

Baca Juga :  Pertamina Rilis Harga BBM Baru, Sulawesi dan Maluku Masuk Daftar Harga Menengah

“Dari informasi di lapangan, banyak para agen yang memberikan Elpiji 3 Kg kepada pemilik industri rumah tangga. Hal inilah yang kadang membuat kelangkaan bagi masyarakat kecil untuk mendapatkan Elpiji 3 Kg. Padahal pemerintah sudah menekan, untuk industri rumah tangga sudah diwajibkan menggunakan Elpiji 5,5 Kg dan itu sudah disosialisasikan kepada para agen, namun masih ada saja yang nakal,” tegas Thayeb.

Ditambahkan Thayeb, penertiban bagi agen dan pengguna gas Elpiji 3 Kg sudah mulai dilakukan. Dimana untuk Minut memiliki 4 agen Elpiji bersubsidi yakni PT Anugrah Lestari (146 pangkalan), PT Elpiji Kawan Sejahtera (36 pangkalan), PT Tonsea Jaya Gas (74 pangkalan) dan PT Anita Kumajas sebanyak 53 pangkalan.

Baca Juga :  Pertamina Rilis Harga BBM Baru, Sulawesi dan Maluku Masuk Daftar Harga Menengah

“Nanti dari penertiban yang dilakukan, akan diketahui dimana kesalan sehingga kerap terjadi kelangkaan. Pasalnya, untuk setiap pangkalan hanya bisa mendapat 100 tabung. Tapi yang terjadi di lapangan diduga ada permainan agen yang menjual ke pangkalan atau warung sehingga kelangkaan di pangkalan sering terjadi,” terang Thayeb, semabri menambahkan di Minut penyaluran tabung Elpiji yang tersebar di pangkalan setiap minggunya berjumlah 40.320 tabung dengan penyaluran tiap bulan 201.600 tabung.

(udi)

News Feed