Tomohon, Fajarmanado.com – Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon Ir Harold Viktor Lolowang, MSc, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon Drs Oktavianus DS Mandagi dan Camat Tomohon Tengah Syerly Bororing, SP memantau langsung kegiatan kerja bakti di danau Sineleyan Pusat Kota Tomohon, Jumat (10/2).
Danau Sineleyan, yang menjadi destinasi wisata saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 ini, kembali terancam terutup Eceng Gondok. Tumbuhan gulma yang juga mengancam kelestarian Danau Tondano, yang menjadi sumber PLTA Sulut ini, nyaris menutupi sebagian besar salahsatu danau wisata di Kota Bunga ini.
Tak heran, Dinas Lingkungan Hidup Tomohon beserta Kecamatan Tomohon Tengah bersama dengan seluruh perangkat kelurahan yang ada di Kecamatan Tomohon Tengah mengerahkan semua potensi di wilayahnya untuk membersihkan eceng gondok di danau tersebut.
Semua kelurahan, yakni, Kelurahan Talete Satu, Talete Dua, Kamasi, Kamasi Satu, Kolongan, Kolongan Satu, Matani Satu, Matani Dua dan Kelurahan Matani Tiga mengerahkan semua personilnya, tak terkecuali para lurah dan para Kepala Lingkungan dan Linmas bersama masyarakatnya.
Sekkot Lolowang mengatakan, danau Sineleyan yang lokasinya berada di kompleks pusat kota adalah sala satu tempat yang memiliki daya tarik tersendiri yang mampu menarik perhatian para pengunjung makanya perlu terus dijaga kebersihan dan keindahannya.
“Meskipun kecil namun sangat penting untuk memberikan perawatan dan pemeliharaan yang penuh di lokasi sepuraran danau Sineleyan ini karenah danau ini salah satu lokasi yang menarik perhatian para pengunjung di kota Tomohon,” jelas Lolowang.
Lolowang juga mengapresiasi keseriusan dan keikutsertaan seluruh pihak yang melaksanakan kerja bakti, yang terlihat begitu giat dalam mengangkat Eceng Gondok, yang oleh warga setempat dikenal dengan sebutan kapu-kapu ini.
“Berkat kerja sama dari berbagai pihak yang melaksanakan kerja bakti telah berhasil mengangkat hampir keseluruhan kapu-kapu yang menutupi danau,” ujarnya.
(prokla)

