oleh

Mobil Terbalik, Pemuda Ranolambot Tewas di Jalan Sonder

Sonder, Fajarmanado.com – Ruas jalan Desa Leilem-Kolongan Atas Kecamatan Sonder, Minahasa,  kembali memakan korban jiwa. Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan dua pemuda tewas di tempat, Minggu (18/12) pukul 5.00 Wita, subuh tadi.

Christian Mamoto dan Alfa Lumempow, pemuda asal Desa Ranolambot Kecamatan Kawangkoan Barat ini, meregang nyawa setelah dengan mobil Toyota Inova yang dikendarainya menabrak gapura, kemudian tiang solarcell dan telepon di Desa Kolongan Atas Sonder, sekitar pukul 15:00 Wita, sore tadi.

Mobil Toyota Inova warna silver yang dikemudikan Alfa Lumempow sore tadi melajua dengan kecepatan tinggi dari arah Kawangkoan menuju Tomohon. Ketika meliwati tikungan di Desa Kolongan Atas, mobi yang ditumpangi tiga pemuda itu oleng dan menabrak gapura beton di samping kiri jalan.

Benturan keras, mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi itu pun terbalik setelah membentur tiang telepon dan tiang solarcell. Alfa dan Christian pun langsung meregang nyawa.

Baca Juga :  Wawali Buka Sosialisasi Permendagri No.77 Tahun 2021

Sementara Wendy Walangitan, penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit Bethesda Tomohon. Kecelakaan tunggal mobil Inova bernomor polisi DB 4413 GO ini diduga keras akibat jalan licin setelah hujan.

Suasana duka pun kini melingkupi warga Desa Ranolambot. Drs Boy Lumempow, tak kuasa menahan tagis kesedihan atas meninggalnya putra tunggalnya. Namun pria yang berprofesi guru ini, tak bisa berbuat apa-apa kecuali memasrahkan kepergian putranya.

Ungkapan simpati dan turut berbelasungkawa pun berdatangan dari rekan-rekan ayah korban, yang dikenal sebagai guru dan tokoh masyarakat Kecamatan Kawangkoan Barat ini.

Kasat Lantas Polres Tomohon AKP, Sam Dotulong ketika dikonfirmasi menegaskan,  kejadian tersebut mengakibatkan dua orang meninggal di tempat. Mereka adalah Alfa Lumempow (pengemudi) dan Christian Mamoto.

“Penumpang yang satunya bernama Wendy Walangitan mengalami luka luka dan saat ini Wendy masih di rawat di Rumah Sakit Betesda Tomohon,” ungkap Dotulong.

Baca Juga :  Wakil Walikota WL Membuka Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Kota Tomohon dengan Ptotokol Kesehatan yang Ketat

Ruas jalan nasional penghubung Kawangkoan, Sonder dan Tomohon dikenal rawan kecelakaan, apalagi mulai Desa Kiawa Dua Timur sampai Kelurahan Lahendong.

Kondisi jalan licin dan berkelok, telah banyak terjadi kecelakaan di ruas jalan tersebut dan kebayakan kecelakaan tunggal yang menabrak tebing atau tanggul maupun terpereset masuk jurang.

“Sudah banyak kejadian kecelakaan tunggal di sepanjang jalan Kolongan Atas-Leilem ini, makanya harus berhati-hati. Kelihatan mulus tapi sebenarnya ada beberapa titik yang licin,” jelas Ruddy Lumintang, warga Desa Kauneran, Sonder.

Sementara itu, Kasat Dotulong menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati hati saat mengemudi agar bisa terhindar dari kecelakaan saat melakukan perjalanan.

“Kepada semua pengemudi mobil dan pengendara kendaraan roda dua agar berhati hati saat melakukan perjalanan apalagi disaat cuaca hujan dan kondisi jalan yang licin,” pesan Dotulong.

(prokla)

News Feed