Operasi Lilin, Kapolres: Jangan Tolerir Penggangu Ibadah Keagamaan
Kapolres AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi bersama Forkompimda dan Pemkab Minsel dan Mitra seusai Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin 2016 di Mapolres, Jalan Trans Sulawesi, Kamis (15/12)

Operasi Lilin, Kapolres: Jangan Tolerir Penggangu Ibadah Keagamaan!

Amurang, Fajarmanado.com – Polres Minahasa Selatan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Lilin 2016 di Mapolres, Jalan Trans Sulawesi, Amurang, Kamis (15/12).

Rakor Lintas Sektoral yang dihadiri oleh segenap unsur Forkopimda Kabupaten Minsel dan Kabupaten  Mitra ini dipimpin langsung oleh Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi.

Pada kesempatan itu, Kapolres Minsel mengatensi masalah keamanan serta kenyamanan dalam setiap kegiatan ibadah keagaamaan terkait dengan Perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 nanti.

“Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia akan melaksanakan Operasi Lilin 2016 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.

Operasi Lilin ini bertujuan menciptakan rasa aman, nyaman dan kondusif selang perayaan Natal dan Tahun Baru nanti.

“Untuk itu, Polri selaku Penanggungjawab Operasi ini mengajak seluruh stakeholder, baik dari unsur TNI maupun Pemerintah Daerah untuk bersama-sama, bahu membahu dan berperan aktif dalam pengamanan kegiatan keagamaan ini,” jelas Kapolres.

Kapolres mengatakan, jangan mentolirir jika ada oknum yang mengganggu ibadah keagamaan, termasuk ketika warga Nasrani beribadah merayakan Natal 2016 ini.

“Kita tidak akan mentolerir adanya oknum yang mengganggu jalannya kegiataan keagamaan. TNI dan Polri dibantu instansi terkait lainnya akan berupaya sekuat tenaga menciptakan situasi yang aman dan kondusif selang Perayaan Natal dan Tahun Baru nanti,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Ops Kompol Jacky Lapian, S.Sos, menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Lilin ini Polres Minsel akan membuat Pos-Pos Pengamanan dan Pelayanan di sejumlah titik. Pos-pos itu nantinya akan ditempati oleh aparat gabungan baik dari unsur Polri, TNI, Sat Pol PP, Dishub, Dinkes dan Basarnas.

“Pos Pengamanan dan Pelayanan ini akan disebar di sejumlah titik baik yang ada di Kabupaten Minsel dan Kabupaten Mitra,” ungkapnya.

Nantinya Pos-pos ini akan berfungsi sebagai Pos Informasi, Sentra Pengamanan dan Pelayanan serta Resting Area untuk masyarakat dalam perayaan Natal dan Tahun Baru, khususnya bagi yang melaksanakan perjalanan,” ungkap Kompol Lapian.

Operasi Lilin akan berlangsung serentak secara nasional pada 23 Desember 2016 sampai 2 Januari 2017.

Namun, menurut Lapian, khusus di wilayah Polres Minsel kegiatan pemantauan dan pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru telah berlangsung seiring dengan operasi rutin kepolisian sampai di pelosok desa-desa.

(andries)