Buser Polres Minsel Amankan 24 Orang Penambang Liar Ratatotok
Sebagian dari 24 penambang emas ilegal yang ditangkap polisi ini terpaksa harus menginap di Mapolres Minsel guna menyidikan. Foto: Humas Polres Minsel.

Buser Polres Minsel Amankan 24 Orang Penambang Liar Ratatotok

Amurang, Fajarmanado.com – Setelah upaya menggebrekan gagal dilakukan kembali awal bulan ini, akhirnya, Polres Minsel berhasil mengamankan 24 penambang emas ilegal di kawasan tambang emas Pasolo Padang, Ratatotok, Jumat (25/11) subuh.

Ke-24 penambang warga Kecamatan Ratatotok Kabupaten Mitra berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti.

Berbeda dengan razia yang sama pada awal November 2016 lalu. Tim gabungan Polres Minsel dan Kipan Raider 712 Amurang hanya menemukan bekas-bekas hasil tambang dalam tenda-tenda darurat penambang di lokasi yang sama.

Razia Tambang ini merupakan Perintah Langsung Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SH,SIK,MSi, dalam rangka menyikapi berbagai Laporan masyarakat tentang adanya kegiatan Penambangan Liar.

“Sudah menjadi komitmen bersama antara unsur Polri, TNI serta Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Mitra untuk melarang kegiatan penambangan emas di lokasi tersebut,” kata Kapolres AKBP Arya Perdana.

Jadi intinya, lanjut dia, siapapun yang melanggar ketentuan tersebut akan diberikan sanksi yang tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Razia tambang emas ilegal subuh itu dipelopori langsung oleh Tim Buser Polres Minsel didukung perkuatan dari personil Polsek Ratatotok.

“Dari pelaksanaan Razia tersebut, kami berhasil mengamankan 24 orang penambang liar yang berasal dari Desa Ratatotok, Basaan dan Buyat. Bersama dengan para tersangka diamankan juga barang bukti berupa enam karung rep,” ungkap Anggota Buser Bripka Rio Runtuwene.

Terpantau para tersangka saat ini telah berada di Mapolres Minsel untuk menjalani proses penyidikan.

Kapolres menghimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan di kawasan mana pun yang berada di wilayahnya. “Apapun alasannya, tidak bisa lagi,” tegasnya.

(andries)