Manado, Fajarmanado.com-Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Prov Sulut DR Jemmy S Kumendong MSi merasakan kehilangan yang begitu mendalam ketika mendengar salahsatu staf terbaiknya, Alfrets Rambing telah dipanggil menghadap Sang Pencita.
Di mata Kumendong, almarhum adalah sosok sangat berdedikasi dan tanggung Jawab dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Almarhum sangat dikenal luas oleh wartawan karena sekalipun sebagai aparatur sipil negara, almarhum sangat menguasai penulisan berita. Rilis yang dipublikasikan Biro Pemerintahan dan Humas selama ini adalah buah karya almarhum.
Hal ini disampaikan Kumendong saat Keluarga Besar Biro Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut beserta Jurnalis Independen Pemprov (JIP) Sulut menggelar ibadah Penghiburan atas meninggalnya Alfrets Yohanes Rambing. S.Sos, Sabtu (19/11) di Bangsal Duka kompleks Kelurahan Singkil, Manado.
Kumendong mengatakan, ketika menerima kabar duka dan meneruskannya ke grup obrolan PNS Biro Pemerintahan, Grup Eselon II maupun grup Wartawan, umumnya menyatakan kaget dan menyampaikan ucapan turut berduka cita. Reaksi ini menggambarkan bagaimana hubungan emosional yang dibangun oleh Bapak Rambing semasa hidupnya dengan jajaran ASN dan wartawan pemprov.
Dalam menajalankan tugas, katanya, almarhum memang dikenal sebagai sosok yang miliki loyalitas dan dedikasi tinggi sehingga terus menuntaskan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Nama baik dan eksistensi Humas Pemprov Sulut tidak lepas dari peranserta almarhum sebagai kontributor utama dalam mendokumentasikan serta melaporkan semua kegiatan pemerintahan pembangunan serta pelayanan kemasyarakatan Pemerintah Provinsi Sulut
“Kami atas nama keluarga besar Biro Pemerintahan dan Humas mengucapkan belasungkawa yg sedalam-dalamnya, kami sangat berduka, kehilangan sosok begitu penting, vital dalam pelaksanaan tugas-tugas khususnya dibagian Humas. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan,” tutupnya.
Almarhum dikenal dekat dengan para wartawan, apalagi bagi jurnalis yang pos di Provinsi Sulut, merasa kehilangan sosok yang dikenal periang, dan banyak senyum.
(*aji)

