oleh

Sosok Alm. Ben BT Watung di Mata Dr Ferry Liando, SIP, MSi

Amurang, Fajarmanado.com – Pengamat politik Dr Ferry D Liando, SIP, MSi mengatakan, sosok  Alm. Drs Benly Billy Tombeng Watung, MSi, bukan hanya birokrat profesional dan smart tetapi juga adalah pejuang pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

“Almarhum adalah salahsatu birokrat  yang berperan besar dibalik perjuangan pembentukan DOB Kabupaten Minsel ini,” kata Liando kepada Fajarmanado di Amurang.

Bersama para pejabat eselon II dan III di Kabupaten Minahasa, katanya, ketika pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Minsel, yang tengah diperjuangkan dengan memekarkan Minahasa, Watung ikut memberikan andil yang besar.

Selain ikut mensuplai ‘amunisi’ operasional panitia, almarhum juga banyak memberikan data-data untuk melengkapi kajian DOB Minsel, karena saat itu tengah mengabdi di instansi yang bersentuhan langsung dengan data-data desa dan kecamatan.

Disamping berperan penting di belakang layar, Watung juga gencar mensosialisasikan manfaat pemekaran daerah kepada masyarakat di wilayah calon DOB Minsel.

“Saya masih ingat betul, sekitar tahun 1998 almarhum sempat mengumpulkan warga Tareran di Balai Desa Rumoong Atas. Ribuan yang hadir mendengarkan sosialisasi pemekaran yang beliau sampaikan,” ungkap deklarator Forgemis ini.

Dosen di FISIP Unsrat Manado ini mengungkapkan, ketika itu masih banyak pejabat Minahasa yang enggan tampil dan terang-terangan mendukung pembentukan DOB Minsel karena mendapat ancaman dari para petinggi Pemkab Minahasa maupun Pemrov Sulawesi Utara (Sulut).

“Karena awalnya, aspirasi pemekaran daerah masih dianggap sebagai ancaman dari pemerintahan daerah induk. Waktu itu setiap kebijakan masih bersifat top down,” ujar Ketua Panitia Kongres Rakyat Minsel ini.

Ketika pembentukan DOB Minsel telah mendapat respos pemerintah Kabupaten Minahasa, maka para birokrat lainnya mulai menampakkan diri, apalagi enam bulan sebelum Minsel ditetapkan sebagai DOB.

“Jadi jelas sekali kalau almarhum Ben Watung adalah birokrat pejuang yang tak pernah takut kepada atasannya untuk memperjuangkan Kabupaten Minahasa Selatan,” tandas Wakil Ketua Panitia Pembentukan Minsel ini.

Pembentukan Kabupaten Minsel, semula mencakup sebagian besar wilayah Tountemboan, yang mulai dari Sonder, Kawangkoan, Tareran, Tumpaan, Amurang, Tenga, Motoling, Tompasobaru dan Modoinding.

Karena itulah, Liando mengajak semua komponen pejuang pembentukan Kabupaten Minsel untuk bersama-sama memikirkan apa yang layak diberikan sebagai penghargaan atas perjuangan almarhum Drs Benly Billy Tombeng Warung, MSi.

 (andries)

News Feed