Kawangkoan, Fajarmanado.com – SDN Inpres Sendangan dan SDN Inpres Kinali, Kecamatan Kawangkoan, mencatat prestasi performa terbaik Rayon III Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Minahasa.
Hasil pleno monitoring dan evaluasi Dikpora Minahasa untuk semester I tahun 2016, menilai Ruang Kelas 5 SDN Inpres Sendangan masuk dalam deretan kategori terbaik penataan dan performa kelas.
Sedangkan SDN Inpres Kinali berhasil meraih dua predikat terbaik sekaligus. Yakni, penataan Kantor Sekolah dan ruang kelas yang diraih kelas 1 dari sekolah di Kelurahan Kinali Satu ini.
“Ini hasil pleno yang dilakukan bersama pengawas sekolah di delapan kecamatan rayon tiga,” kata Kabid SD Dikpora Kabupaten Minahasa Janny Kaunang,SPd MPd di Tondano, Minggu (23/10).
Pleno hasil akademik dan manajerial rayon III Minahasa, yang meliputi delapan kecamatan di Kawangkoan raya, Sonder dan Langowan raya ini merupakan kegiatan rutin setiap semester.
Untuk semester I tahun 2016 ini dilaksanakan di SDN 1 Kawangkoan, Kamis (20/10) lalu, diawali pemaparan hasil supervisi, baik terhadap kinerja Kepala Sekolah maupun performa sekolah dari para pengawas sekolah dihadapan para kepala sekolah dan Lepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dikpora kecamatan.
“Peformance di masing-masing sekolah yang menjadi penilaian, dari situ pengawas akan melihat kalau ada temuan-temuan yang tidak bagus dan yang bagus, termasuk soal penampilan dan mutu pendidikannya ,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, Kepsek SDN Inpres Kinali, Cornelis Rumayar menyatakan, hasil yang diraih pihaknya ini semata-mata merupakan wujud kerjasama dan kebersamaan dewan guru dan para siswa, termasuk Komite Sekolah.
“Ini bukan prestasi saya, tapi keluarga besar SDN Inpres Kinali,” komentarnya singkat.
Kepsek SDN Inpres Sendangan Jemmy Kondoy juga mengatakan hal yang sama. “Sebagai kepala sekolah saya hanya mengarahkan. Hasil ini berkat kreasi guru kelas lima dan para siswa, yang mendapat dukungan penuh orang tua,” ujarnya.
Eity CT Watung, S.PdK mengungkapkan bahwa kreativitas penataan ruang kelas tersebut bukan semata-mata berasal dari dirinya sendiri, tetapi juga 14 siswa kelas 5. “Mereka banyak memberi masukan sehingga beginilah jadinya,” kata guru Kelas 5 SDN Inpres Sendangan ini.
Watung mengungkapkan kebanggaannya atas antusiame para siswa ketika mendengar keinginannya untuk ‘mempercantik’ performa ruang kelas mereka, termasuk memajang foto para siswa.
“Saya coba mengajak mereka membantu menata ruang kelas dengan menunjukkan bahan-bahan yang saya bawa. Ketika saya tanya kalau ada yang ingin membantu, mereka pun saling mengajak membantu dengan menyisihkan uang jajan,” ujarnya.
Sekretaris Komite Sekolah, Rosye Korow, STh mengsuport dan mengapresiasi kreativitas guru dan siswa kelas 5 SD tersebut.
“Ini merupakan wujud dari pembinaan karakter siswa dalam bentuk kepedulian dan kebersamaan,” katanya. “Orang tua mana yang tidak mau,” pungkasnya.
(ely)

