Langowan, Fajarmanado.com – Ini kabar gembira bagi keluarga kategori miskin. Bantuan pemerintah pusat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) kini siap dicairkan.
Namun para kepala keluarga yang sudah masuk daftar penerima sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015 tersebut belum bisa banyak berharap.
“Masih harus divalidasi kembali, jangan sampai kondisi ril di lapangan tidak lagi seperti itu,” kata Camat Langowan Barat, Drs Lendy Aruperes di kantornya, Senin (3/10).
Di wilayah pemerintahan Langowan Barat, kata Aruperes, sesuai daftar penerima PKH yang dikeluar tercacat ada 368 keluarga penerima bantuan dana dari pemerintah pusat tersebut.
“Tapi kemungkinan besar tidak semua yang akan menerima bisa saja,” ujar mantan Camat Tompaso, yang low profile ini.
Ada dua kemungkinan keluarga yang akan dicoret dari daftar penerima. Pertama, telah meninggal dunia dan ke dua telah mengalami peningkatan ekonomi keluarga sehingga tidak masuk lagi dalam kelompok keluarga miskin.
“Untuk memastikannya, kami telah diinstruksikan untuk melakukan validasi langsung di lapangan bekerjasama dengan para hukum tua masing-masing keluarga yang masuk daftar penerima PKH,” jelasnya.
Menurut Aruperes, pada prinsipnya sangat menghendaki warganya menerima bantuan dari pemerintah pusat namun harus sesuai dengan peraturan yang ada.
Karena itulah Aruperes mengaku belum memberitahukan kepada para hukum tua pun siapa saja anggota masyarakatnya yang telah masuk dalam daftar penerima bantuan PKH.
“Kita validasi dulu, jangan-jangan ada di antara mereka yang tidak lagi masuk kategori miskin tapi karena keluarga dekat hukum tua, maka akan berusaha diperjuangkannya dengan berbagai cara agar tetap terlihat layak menerima,” ujar suami Lenda Lumenta, SSos.
(*den)

